nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Tiket Pesawat Bakal Turun, Siapa yang Paling Bahagia?

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 21:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 09 406 2076761 harga-tiket-pesawat-bakal-turun-siapa-yang-paling-bahagia-6JxqHNIsg7.jpg Ilustrasi (Foto: Popsugar)

Polemik perihal harga tiket pesawat yang melambung tinggi belakangan ini, sepertinya sudah mulai menemukan titik terang. Pasalnya, diketahui pemerintah akan menurunkan sekira 50 persen harga tiket pesawat untuk kategori LCC (low cost carrier), untuk maskapai Citilink dan Lion Air terhitung per Kamis, 11 Juli 2019 mendatang.

Tiket pesawat akan didiskon dengan catatan, untuk jadwal penerbangan tertentu yakni hanya untuk jadwal penerbangan di hari Selasa, Kamis, dan Sabtu dari pukul 10 pagi hingga dua siang.

Memandang kebijakan di atas, jika ditelisik lebih jauh lagi ternyata berita kebijakan ini sepertinya belum sampai meluas dan merata ke masyarakat umum. Seperti keterangan dari Stephany Josephine, traveler sekaligus blogger gaya hidup ternama.

 Pesawat

Ia mengaku dirinya pribadi belum mengetahui soal kabar berita penurunan harga tiket pesawat ini. “Saya belum tahu soal ini,” ujar Stephany saat dihubungi Okezone, Selasa (9/7/2019) melalui surel.

Lebih lanjut wanita yang akrab disapa Teppy ini mengatakan sebagai traveler ia mengharapkan penurunan harga tiket pesawat ini berlaku untuk rute penerbangan umumnya untuk ke kota-kota di Pulau Jawa, dan khususnya untuk rute menuju Pulau Bali dan Medan.

Sementara itu di sisi lain, walau belum mengetahui dengan jelas seperti apa detail dan implementasi perihal kebijakan turunnya harga tiket pesawat LCC ini. Ia pribadi memandang, sedikit banyak pasti ada dampak positif yang bisa dirasakan dari turunnya harga tiket pesawat. Salah satunya pasar yang bisa kembali menggeliat.

“Pihak yang paling diuntungkan menurut saya wisatawan umum paling utama, efeknya bisa ke Kemenpar. Dampak positif saya rasa pasti ada, paling enggak pasar jadi enggak lesu-lesu amat," ujarnya.

Namun dirinya mengatakan tidak berani memprediksi terlalu jauh. Karena ia menilai kondisinya tidak akan kembali 100 persen seperti awal.

"Moga-moga jadi lebih sehat saja untuk industri atau bisnis penerbangan dan wisata dalam negeri juga. Akan perlahan tapi dalam kondisi yang sama-sama enggak merugikan saja,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini