nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Inspiratif Asisten Rumah Tangga Lulus Kuliah dengan Predikat Cum Laude

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 16:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 11 196 2077629 kisah-inspiratif-asisten-rumah-tangga-lulus-kuliah-dengan-predikat-cum-laude-0rrIhguW7B.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang asisten rumah tangga bernama Darwati. Wanita kelahiran 20 Februari 1992 itu berhasil membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.

Lahir dan tumbuh di lingkungan keluarga tidak mampu, sejak kecil Darwati sudah membantu keluarganya dalam mencari nafkah hingga menjadi asisten rumah tangga. Sehari-hari ia bekerja sebagai seorang penjual es campur demi mendapatkan penghasilan tambahan.

Kebetulan, daerah asalnya Blora, Jawa Tengah, dikenal memiliki cuaca yang cukup panas sehingga kudapan menyegarkan ini cukup laris dibeli para pelanggan. Keputusan untuk berjualan es campur tidak terlepas dari kondisi keluarganya yang tidak mampu membiayainya kuliah.

Padahal, sejak lulus dari SMP, Darwati bersikeras melanjutkan pendidikan ke SMA Muhammadiyah 5 Todanan Blora, agar nantinya ia bisa merasakan menimba ilmu di jenjang yang lebih tinggi. Melihat kondisi keluarganya yang tidak mampu, hal tersebut justru menjadi penyemangat Darwati untuk bekerja lebih giat.

 Kelulusan

Menjadi pembantu rumah tangga

Kesempatan itu akhirnya datang juga. Selepas berjualan es campur, Darwati ditawari menjadi pembantu rumah tangga (PRT) di rumah Drg. Lely Astati Bachrudin. Ia memulai pekerjaan tersebut sejak 16 Agustus 2010. Meski sudah menjadi PRT, impian Darwati untuk kuliah tidak pernah hilang.

Hingga suatu ketika, sang majikan mendengar Darwati sedang bergumam ingin kuliah. Mendengar curahan hatinya, sang majikan pun memberikan izin kepada Darwati untuk meneruskan pendidikan di perguruan tinggi sembari bekerja.

Darwati kemudian mulai mencari informasi perguruan tinggi dan jurusan yang hendak diambilnya. Setelah menimang-nimang dan berdisuksi dengan sang majikan, ia akhirnya memilih kuliah di Universitas 17 Agustus 1945 di Semarang.

Setiap bulan, Darwati menyisihkan sebagian gajinya sebagai asisten rumah tangga yang pada saat itu berkisar Rp350 ribu per bulan. Namun tabungan tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya. Terkadang, ia harus meminjam uang kepada teman, dan sesekali mendapat uang saku dari majikannya.

Tidak sampai di situ saja, untuk menuju ke kampus ia harus menempuh jarak lebih dari 50 km. Terkadang Darwati menumpang temannya, namun ia lebih sering menggunakan angkutan umum. Melihat niat dan kerja keras Darwati, sang majikan juga sering memintanya untuk menemani anggota keluarga di Semarang. Dengan demikian, Darwati tidak akan kerepotan saat memiliki jadwal di kampus.

Lulus dengan predikat Cum Laude

Perjuangan Darwati akhirnya terbayar sudah. Ia sukses meraih gelar sarjana dan lulus dengan predikat cum laude. Salah satu dosen pembimbing skripsi Darwati, Slamet Riyono mengaku kagum melihat usaha dan kerja keras mahasiswinya tersebut.

“Dia itu benar-benar mau belajar, kalau ada yang tidak bisa dia meminta bantuan temannya atau bertanya kepada saya. Skripsinya lancar, dia sangat patuh,” kata Slamet sebagaimana dikutip Okezone dari berbagai sumber, Kamis (11/7/2019).

Mahasiswi jurusan Administrasi Niaga Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang itu lulus dengan IPK 3,68. Sebuah prestasi dan hadiah yang sangat spesial bagi pasangan suami istri Sumijan dan Jasmi yang bekerja sebagai petani di desanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini