nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resor di Magelang Ini Punya Lobi Bekas Stasiun Peninggalan Belanda

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 19:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 11 406 2077752 resor-di-magelang-ini-punya-lobi-bekas-stasiun-peninggalan-belanda-whgfVexDI0.JPG Lobi MesaStila Resort & Spa di Magelang (Foto: Leonardus Selwyn/Okezone)

Menumpuknya tugas kantor membuat seseorang merasa jenuh sehingga membutuhkan liburan untuk menenangkan pikiran. Jika sudah begini, mengambil cuti untuk berlibur bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Bila Anda pusing untuk menentukan tempat liburan, maka Magelang bisa menjadi referensi yang tepat untuk dipilih.

Letak geografis Magelang yang sangat baik serta banyak spot wisata menarik menjadi alasan utama mengapa Anda harus ke tempat ini. Bagi Anda yang menyukai sejarah, ada sebuah destinasi menarik dan patut dikunjungi. Tempat tersebut bernama MesaStila Resort and Spa.

 Resor di Magelang

Tempat ini tidak hanya sekadar menawarkan penginapan, melainkan sebuah sejarah yang menarik untuk dikupas. Bila biasanya ruang reseptionis dibangun dengan semenarik mungkin untuk menjamu para tamu yang hendak menginap, tempat ini justru menggunakan bangunan bekas stasiun kereta api sebagai ruang penerima tamu.

Bangunan tersebut 100 persen bekas Stasiun Mayong yang telah berhenti beroperasi. Bangunan peninggalan kolonial Belanda ini dipugar dan dicat ulang sehingga menjadi sebuah lobi hotel yang menarik.

 Resor di Magelang

Beberapa aksen Belanda serta rangka kayu jati yang masih kokoh mengingatkan siapapun terhadap masa lalu. Bahkan loket penjualan tiket Stasiun Mayong pun masih terlihat dengan jelas. Ruang reseptionis dengan gaya kuno pun masih digunakan hingga saat ini, tak aneh apabila tempat ini sangat cocok dijadikan spot berfoto yang instagramable.

 Resor di Magelang

Sebagaimana diketahui, Stasiun Mayong ini dibuat pada 1873. Bangunan ini sama sekali tidak menggunakan paku, melainkan pasak kayu yang bisa dibuka tutup. Pada 2001 seorang wanita Italia, Gabriella Teggia memutuskan untuk memindahkan stasiun yang ada di Jepara tersebut.

Satu per satu bagian bangunan tersebut dicopot dan diangkut menggunakan lebih dari 40 truk menuju wilayah MestaStila. Meskipun sudah berpindah lokasi, namun Stasiun Mayong di Magelang ini masih berstatus sebagai aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Ada rumah milik meneer Belanda

Tak hanya keunikan Stasiun Mayong yang dijadikan sebagai lobi hotel. Penginapan seluas 22 hektar ini juga memiliki sebuah bangunan yang tak kalah bersejarahnya dengan bekas Stasiun Mayong. Tempat tersebut kini diberi nama Club House.

Club House ini dulunya merupakan rumah milik seorang meneer Belanda yang mempunyai kebun kopi di area penginapan. Hingga pada akhirnya rumah Belanda tersebut dijual dan dibeli oleh seorang pribumi. Karena tak kalah bersejarahnya maka bangunan itu pun dipugar dan menjadi salah satu keunikan tempat ini.

Para pengunjung pun akan dimanjakan dengan sesuatu yang tak kalah serunya dengan bekas Stasiun Mayong dan Club House. Setiap penginapan yang disewakan mengambil tema Jawa kuno lengkap dengan arsitektur serta ukiran-ukiran khas.

 Resor di Magelang

Ketika Anda memasukinya, maka hawa zaman dahulu akan langsung terasa menyergap. Ukiran kaca, ranjang berbalut kelambu, pintu ukir berselot, serta kamar mandi bergaya klasik lengkap dengan westafelnya siap memanjakan Anda.

Sales Manager MesaStila, Laila Purnamasari, mengatakan bahwa tempat ini mengambil konsep Jawa kuno dan mengadopsi arsitektur dari berbagai daerah. Tak hanya itu, penginapan yang digunakan oleh para pengunjung pun berasal dari rumah joglo yang tersebar di beberapa wilayah Jawa.

“Konsep tempat ini mengambil model Jawa kuno dengan aneka arsitektur dan ukiran-ukiran. Selain itu beberapa bangunan pun diadopsi seperti bekas Stasiun Mayong dan Club House yang kental akan gaya kolonial,” terang Laila, saat diwawancarai Okezone, Rabu (10/7/2019).

 Resor di Magelang

Lebih lanjut, Laila pun mengatakan bahwa tempat ini biasanya ramai dikunjungi oleh para pengantin baru yang tengah melakukan honeymoon. Namun, beberapa keluarga yang menyukai gaya klasik dan kuno Jawa, juga kerap berkunjung ke tempat ini.

“Pasarnya yang kesini adalah para pengantin baru yang sedang melakukan honeymoon. Tapi tidak sedikit sejumlah keluarga yang tertarik dan penasaran dengan bangunan di masa lalu, juga ikut berdatangan,” tuntasnya.

Keindahan alam serta sejarah yang menarik yang dimiliki oleh MestaStila bahkan sudah menyebar hingga mancanegara. Bahkan Caitlyn Jenner, ayah dari Kendall dan Kylie Jenner juga sempat menginap di tempat eksotis ini.

Dikelilingi kebun kopi

Selain penginapan bersejarah dengan nuansa Jawa yang sangat kental, tempat ini juga menawarkan pengalaman yang menarik bagi para pencinta kopi. Setengah wilayah MestaStila merupakan kebun kopi yang sangat terawat.

Setidaknya ada empat jenis kopi yang dibudidayakan di kebun kopi ini. Keempat jenis kopi tersebut berjenis robusta, arabika, ekselsa dan andong Jawa. Kopi ini ditanam dengan metode okulasi.

 Resor di Magelang

“Jenis kopi di dunia ada dua, tapi di sini kami memiliki empat jenis kopi. Dua jenis kopi tersebut adalah ekselsa dan andong jawa yang merupakan hasil pengembangan dengan metode okulasi,” tutur Guide Coffee Plantation, Yoyok.

Tak hanya menghadirkan kebun kopi seluas 11 hektar, para pengunjung pun diajak melihat langsung proses pengolahan kopi. Mulai dari pemetikan biji kopi yang sudah matang, pengeringan biji kopi, hingga metode pemasakan dengan cara disangrai.

 Resor di Magelang

Metode pemasakan kopi ini pun dilakukan dengan cara sederhana yakni dengan menggunakan tungku yang dipanaskan menggunakan kayu bakar. Kopi ini disangrai hingga berwarna hitam seperti arang dengan suhu 120 derajat celcius.

Setelah disangrai, kopi ini pun ditampih untuk ditiriskan sebelum digiling menggunakan alat tradisional. Secangkir kopi nikmat penuh sejarah ini sangat cocok dinikmati pada pagi hari, sambil melihat pemandangan alam Magelang yang sangat eksotis.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini