nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngantuk Setelah Makan Siang, Normalkah atau Ada Gejala Penyakit?

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 14:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 11 481 2077551 ngantuk-setelah-makan-siang-normalkah-atau-ada-gejala-penyakit-uBR3kXjjmA.jpg Mengantuk setelah makan siang (Foto: Indoindians)

MAKAN siang sangatlah penting karena bisa membuat kita kembali mendapatkan energi agar bisa beraktifitas dengan maksimal. Makan siang akan terasa nikmat jika Anda menyantap makanan kesukaan Anda. Namun setelah makan siang, banyak orang yang diserang rasa kantuk. Mengapa?

Ternyata hal ini merupakan satu hal yang normal loh! Menurut seorang Ahli Gizi, dr. Jovita Amelia SpGK, rasa kantuk yang melanda setelah makan siang adalah proses fisologis tubuh dan hal itu memang terjadi secara alamiah.

"Sehabis makan siang terus mengantuk itu termasuk proses fisiologis tubuh. Karena makanan masuk ke dalam tubuh kita terus dicerna oleh tubuh di bagian perut, di lambung, di usus. Karena aktifnya bagian situ jadi pembuluh darah banyak yang mengalir ke bagian itu. Jadi aliran darah ke tempat lain termasuk ke otak pun jadi berkurang, karena itulah kita ngantuk. Itu alamiah sih" papar dr. Jovita Amelia kepada Okezone, Kamis (11/07/2019).

Untuk mengatasi kantuk yang melanda, dr. Jovita menyarankan agar tidak makan siang dengan porsi yang terlalu banyak. Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi kopi asli (bukan kopi instan) tanpa gula sedikit saja agar kafein dalam kopi bisa mengusir rasa kantuk.

 Mengantuk

Selain itu, dalam pemilihan menu makan siang pun harus memperhatikan komposisinya. dr. Jovita menyarankan agar menu makan siang diseimbangi dan dilengkapi dengan karbohidat, protein serta lemak.

"Makan bergizi berarti lengkap ya ada komposisi karbohidrat, protein, dan lemak. Usahain ada karbohidratnya. Boleh nasi,kentang, atau roti.” ucap dr. Jovita.

"Usahain juga ada kandungan proteinnya, gunanya untuk menahan lapar juga. Kalo hewani bisa dari daging sapi, ayam, ikan, telor. Nabatinya bisa tahu, tempe, kacang-kacangan dan jangan lupa serat. Serat itu perlu, bisa dari sayur dan buah." tambahnya.

Di sisi lain, porsi makan siang yang lebih diutamakan adalah karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks dapat ditemukan pada biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, dan juga sayuran.

"Terkait porsi, kalau dari piring sehat itu komposisinya sayurnya setengah lebih, nasinya juga. Dan memang itu yang disaranin. Utamakan karbohidrat kompleksnya. Jadi banyakin sayur sama nasi. Ini harus disesuakan sama tubuh orangnya, kalau orangnya memang kekar besar, dia juga pasti membutuhkan makanan dan nutrisi yang lebih banyak kan" Ucap dr. Jovita.

Jika disesuaikan dengan panduan Piring Makanku, setiap makan harus terdiri dari sepertiga makanan pokok, sepertiga sayuran, sepertiga lauk-pauk dan buah, air putih, dan batasi makanan berlemak, bergula, dan berminyak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini