nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minuman Manis dan Jus Buah Kemasan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 02:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 11 481 2077791 minuman-manis-dan-jus-buah-kemasan-bisa-tingkatkan-risiko-kanker-payudara-7SOzzqoIaN.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Mengonsumsi minuman manis dalam jumlah banyak selama ini dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas. Namun penelitian baru menunjukkan minuman manis seperti soda dan jus buah dalam kemasan dapat meningkatkan risiko kanker. Hasil penelitian ini publikasikan dalam jurnal The BMJ.

Tim peneliti dari Prancis mengambil data dari 101.257 orang dewasa untuk memahami potensi risiko kanker yang ditimbulkan oleh minuman manis dan pemanis buatan. Para peserta penelitian itu turut serta dalam studi kohort NutriNet -Santé dan memiliki rentang usia 42 tahun.

Mereka diminta untuk memberikan informasi terkait status sosiodemografi, usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, berat badan, kebiasaan merokok, rutinitas olahraga, status kesehatan, dan jenis makanan yang dikonsumsi.

 Minuman

Selanjutnya, para peserta diminta mengisi kuesioner online tentang konsumsi 3.300 item makanan yang berbeda. Peneliti menindaklanjuti dengan menganalisis responden selama maksimal sembilan tahun. Hasilnya sebanyak 2.193 peserta didiagnosis memiliki kanker pertama pada rentang waktu itu. Kanker yang umum terjadi adalah kanker payudara. Selain itu, terjadi pula peningkatan risiko.

Dalam penelitian diungkapkan, konsumsi minuman manis 100 mL per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko awal kanker payudara sebanyak 22 persen. Sedangkan untuk kanker secara keseluruhan terjadi peningkatan risiko sebesar 18 persen. Sementara itu, tim tidak menemukan hubungan antara minuman manis buatan dan risiko kanker.

 Minuman

Mathilde Touvier, rekan penulis makalah dan direktur penelitian di INSERM yang juga peneliti utama kohort NutriNet-Santé, mengatakan, hubungan antara jus buah kemasan dengan kanker dapat dijelaskan berdasarkan fakta. Umumnya jenis minuman tersebut mengandung kadar gula sederhana yang tinggi dan sebanding dengan soda biasa. Dengan begitu, indeks glikemik yang terkandung di dalam minuman tersebut lebih tinggi dibandingkan buah-buahan utuh.

Mathilde menambahkan, selama ini efek berbahaya dari gula terhadap kesehatan jantung sudah dijelaskan secara gamblang. Sayangnya, hubungan antara minuman manis dengan risiko kanker kurang diselidiki. Oleh karenanya, ia bersama tim memutuskan untuk melakukan penelitian.

"Minuman manis memang secara meyakinkan terkait dengan risiko obesitas yang pada gilirannya diakui sebagai faktor risiko kuat sebagai penyebab kanker. Namun analisis penelitian ini mencoba menunjukkan jika kelebihan berat badan mungkin bukan satu-satunya pendorong hubungan antara minuman bergula dan risiko kanker. Orang bisa terkena kanker karena mengonsumsi minuman dengan kandungan tinggi terlepas dari dia obesitas atau tidak," jelas Mathilde seperti yang Okezone kutip dari Newsweek, Jumat (12/7/2019).

Namun, penelitian ini masih bersifat observasional. Oleh karenanya dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan minuman bergula menyebabkan kanker dan faktor pemicu bisa berperan. Dibutuhkan perhitungan analisis agar hasilnya semakin menguatkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini