nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Radiasi Ponsel Picu Perkembangan Tumor Jinak di Telinga?

Agregasi Solopos, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 12 481 2078066 radiasi-ponsel-picu-perkembangan-tumor-jinak-di-telinga-vcaLHDxc3O.jpg Penggunaan ponsel bisa picu tumor jinak (Foto: Circus)

TANPA disadari penggunaan telepon selular setiap hari dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Terutama pada radiasi ponsel itu sendiri yang dapat berpengaruh pada kulit dan telinga.

Seiring bertambahnya usia, fungsi pendengaran seseorang mengalami penurunan. Hal itu disebabkan berbagai hal, salah satunya radiasi ponsel. Bahkan, radiasi ponsel disebut-sebut memicu pertumbuhan tumor jinak di telinga. Benarkah demikian?

Dikutip dari Live Science, Jumat (12/7/2019), hasil penelitian yang dilakukan di National Toxicology Program, Amerika Serikat, radiasi ponsel tidak sepenuhnya memicu perkembangan tumor jinak hingga kanker.

Penggunaan telepon selular

Profesor ahli radiasi dari Medical College of Wisconsin, Amerika Serikat, John Moulder, mengatakan, hasil studi dari National Toxicology Program tidak memberikan bukti kuat bahwa radiasi ponsel menyebabkan kanker.

“Implikasi terkait ancaman keamanan penggunaan ponsel adalah antara dipertanyakan sampai tidak ada,” terangnya terkait radiasi ponsel.

Meski demikian, penggunaan ponsel tetap harus dibatasi, apalagi untuk menjaga kesehatan lansia. Setidaknya, satu dari dua orang berusia di atas 65 tahun mengalami gangguan pendengaran. Nah, gangguan pendengaran akibat bertambahnya usia ini dikenal dengan istilah presbycusis.

Perlu diketahui, siapapun bisa kehilangan pendengaran. Meski tidak membahayakan nyawa, perawatan terhadap gangguan telinga harus tetap dilakukan. Jadi, Anda sebaiknya menjaga telinga dengan baik. Sebaiknya pakai earplug saat menelepon di lokasi suara yang keras. Suara keras dari mesin pemotong rumput, penyedot debu, hingga konser musik bisa merusak telinga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini