nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Mohammed Bello Abubakar, Pria dengan 97 Istri dan 185 Anak

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 13 Juli 2019 16:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 13 196 2078401 kisah-mohammed-bello-abubakar-pria-dengan-97-istri-dan-185-anak-ebrF0d8H8d.jpg Pria dengan istri terbanyak di duni (Foto: Mensxp)

BICARA soal poligami, memang penuh dilema. Di satu sisi, secara agama Islam memang diperbolehkan untuk seorang pria memiliki istri lebih dari satu dengan catatan bisa berlaku adil kepada semua istri-istrinya.

Namun tampaknya berpoligami dengan hanya mempunyai dua atau tiga orang istri ini, tidak berlaku bagi seorang pria asal Nigeria, Mohammed Bello Abubakar.

Bagaimana tidak? Pasalnya, Mohammed Bello Abubakar disebutkan memiliki jumlah istri hampir berjumlah 100 orang, tepatnya 97 orang istri! Jumlah istri yang fantastis bukan?

 Poligami

Mohammed Bello Abubakar pertama kali mencuat terkenal di publik pada 2008 lalu, pria 95 tahun tersebut terkenal sebagai 'superpolygamist', dan kala itu mengaku walau telah memiliki 97 orang istri ia merasa belum ‘selesai’ untuk menikah sehingga berencana untuk menambah lagi jumlah istrinya.

“Aku masih mau menikah lagi, dan aku tetap akan menikahi wanita-wanita lain selama aku hidup,” aku Abubakar.

 Mohammed Bello Abubakar

Dengan sepak terjangnya sebagai lelaki dengan istri hampir 100 orang ini, maka tidak heran Abubakar menjadi fhigur kontroversial di kota Bida, Nigeria.

Mempunyai jumlah istri yang fantastis, Abubakar disebutkan sebetulnya menikahi lebih dari 100 orang wanita tepatnya sekira 107 orang wanita yang mana ia jelaskan sebagai panggilan ‘Ilahi’. Menikahi 107 orang wanita, dan menceraikan sekitar 10 orang istrinya, maka menurut perhitungan teranyat media cetak, Punch kala itu Abubakar tercatat memiliki 97 orang istri.

Ayah dari 185 orang anak yang disebut sehari-harinya hidup sebagai seorang ulama ini sebetulnya tidak memiliki pendapatan yang jelas. Selain itu ia juga telahberselisih di masa lalu dengan otoritas Islam setempat, yang menggambarkan rumah tangganya lebih besar dari rata-rata sebuah sekte.

Soal poligami, tampaknya memang Abubakar mempunyai interpretasi tersendiri. Bagi dirinya, dengan mengatakan bahwa menurut ia pribadi kitab suci Al-Qur’an sendiri tidak membatasi jumlah istri yang bisa dimiliki.

"Al-Quran tidak membatasi dan terserah pada apa yang kekuatan Anda sendiri, wakaf dan kemampuan Anda sendiri memungkinkan,” ungkapnya.

Pernyataan tidak standar itu akhirnya membuatnya ditangkap, kemudian pada 2008 atas permintaan Pengadilan Syariah setempat, Pengadilan membebaskannya pada November 2008 dengan syarat bahwa ia menceraikan 82 dari 86 istrinya. Tapi pastinya, Abubakar tidak mau patuh terhadap perintah ini.

“Saya hanya ingin menyarankan kepada mereka yang berupaya untuk melawan jumlah istri saya untuk berhenti. Sebab orang-orang seperti itu berperang melawan Allah, pencipta mereka,” pungkasnya. Demikian sebagaimana dilansir Independent.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini