nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Destinasi Pariwisata Indonesia yang Jadi Super Prioritas, Pernah ke Sana?

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 09:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 16 406 2079429 4-destinasi-pariwisata-indonesia-yang-jadi-super-prioritas-pernah-ke-sana-HvUEQ0A8rp.jpg Ilustrasi Pariwisata. (Foto: Instagram)

GUNA mendorong pertumbuhan wisatawan, pemerintah pun tengah merancang empat destinasi super prioritas. Empat tempat pariwisata ini pun ditargetkan menjadi Bali baru.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebut keempat destinasi itu di antaranya Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Candi Borobudur.

"Pada 2020 semua fasilitas infrastruktur dan utilitas dasar harus selesai, pertama atraksi, kedua akses, ketiga amenitasnya," kata Arief di Kantor Presiden, semalam.

Menurutnya, banyak tempat wisata di Indonesia telah menjadi sasaran para pelancong asing, sebut saja Danau Toba yang menjadi geopark versi Unesco. Karenanya, untuk semakin menarik perhatian para wisatawan asing tersebut, pembangunan infrastruktur Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara semakin ditingkatkan.

Hidupkan Kembali Pariwisata lewat Anyer Urban Festival 2019

"Amenitasnya ada investasi Rp6 triliun, contoh membangun hotel dan itu semua harus selesai 2020 dan amenitas mulai 2020," paparnya.

Presiden Jokowi sendiri, telah menyampaikan enam arahannya untuk mengembangkan sektor pariwisata nasional. Pertama, adalah mengatur dan mengendalikan tata ruang.

Kedua, Jokowi meminta akses konektivitas menuju destinasi wisata diperbaiki. Dia melihat infrastruktur masih perlu dibenahi, baik berupa terminal airport, runway yang masih kurang panjang, hingga konektivitas jalan menuju ke tujuan wisata.

Arahan selanjutnya yang berkaitan dengan fasilitas yang tersedia di lokasi wisata. Dia meminta jajarannya agar bisa menyelesaikan persoalan tersebut dengan cepat, sehingga pariwisata Indonesia semakin berkembang.

Sementara yang keempat, berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM). Sehingga, pemda harus bisa menangani urusan PKL, pengusaha hotel, pemilik kapal agar diberikan pelatihan-pelatihan bagaimana mengelola pariwisata dengan baik.

Sedangkan yang kelima, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan agar destinasi pariwisata bisa menjual produk-produk khas daerah setempat. Sehingga, wisatawan bisa melihat kebudayaan asli di daerah yang dikunjunginya.

Arahan terakhir, berkaitan dengan promosi yang harus digencarkan sebesar-besarnya. Dengan begitu, publik diharapkan bisa tertarik untuk berwisata di sana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini