nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiket Pesawat Turun 50% di Shoulder Season, Efektifkah?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 16 406 2079466 tiket-pesawat-turun-50-di-shoulder-season-efektifkah-ujUmkNY013.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MAHALNYA tiket pesawat terbang membuat para penumpang beralih ke moda transportasi lainnya yang jauh lebih murah. Tentunya hal ini membuat tingkat pengguna transportasi udara menurun dengan tajam.

Keputusan pemerintah beberapa waktu lalu yang dengan menurunkan harga tiket pesawat di kategori Low Cost Carrier (LCC) hingga 50 persen pada hari-hari tertentu, merupakan upaya untuk mengembalikan para penumpang setia pesawat seperti semula.

Namun, beberapa maskapai Medium Cost Carrier dan High Cost Carrier, akan tetap menggunakan tarif batas atas yang telah ditetapkan. Meski demikian, penurunan harga tiket tersebut akan memberikan dampak tidak langsung kepada maskapai-maskapai besar itu.

Direktur Niaga Sriwijaya Air Joseph Tendean menjelaskan, penurunan tarif penerbangan LCC tentunya akan membawa dampak tidak langsung kepada para maskapai lainnya.

Banyak Keluhan Soal Tarif, INACA Turunkan Harga Tiket Pesawat Terbang

Meskipun tiket turun, tapi Joseph mengaku saat ini penerbangan wajib merangkul anak muda (milenial) untuk mengembalikan jumlah penumpang setia pesawat terbang. Selain itu, terdapat juga sebuah aplikasi yang memudahkan para milenial untuk memesan tiket pesawat dengan mudah.

“Milenial sangat mengoptimalkan sekali smartphonenya. Alhasil kini ada fitur Virtual Assistance yang canggih bernama Sriva selama 24 jam nonstop. Aplikasi ini bisa menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh penggunannya,” lanjutnya.

Terkait antusiasme para pengguna pesawat saat ini, Joseph mengatakan bahwa saat ini dunia penerbangan sedang dalam kondisi Shoulder Season. Jumlah penumpang pesawat saat ini memang lebih rendah ketimbang tahun sebelumnya.

"Dalam penerbangan terdapat tiga fase, High Season, Shoulder Season dan low Season. Kita sekarang berada di Shoulder Season, karena sudah mulai anak masuk sekolah," jelasnya.

Efektifkah harga tiket pesawat turun saat shoulder season?

"Menurut data, tahun lalu ada kenaikan penumpang hingga 90 persen. Sementara dari 1-11 Juli 2019, baru ada peningkatan penumpang sebesar 84 persen,” lanjutnya.

Menurut Joseph tahun lalu jumlah jumlah penumpang meningkat karena para masyarakat yang lebih tertarik dalam melakukan perjalanan. Pasalnya, tahun lalu antara lebaran dan liburan sekolah waktunya sangat berdekatan jadi lebih banyak waktu untuk berlibur.

Meski demikian, hingga saat ini masih belum terlihat secara signifikan tentang peningkatkan antusiasme masyarakat dengan adanya penurunan harga tiket pesawat hingga mencapai 50 persen. "Tapi masih belum terlihat dengan jelas karena berjalan kurang dari satu minggu," terang Joseph saat diwawancarai Okezone.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini