nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Garuda Indonesia Imbau Penumpang Tak Foto di Pesawat, Ini Pendapat Netizen

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 16:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 16 406 2079661 garuda-indonesia-imbau-penumpang-tak-foto-di-pesawat-ini-pendapat-netizen-17KIr4c2kj.jpg Ilustrasi (Foto: Foxnews)

Kebijakan Garuda Indonesia yang mengimbau para penumpang untuk tidak mendokumentasikan segala kegiatan apapun di dalam pesawat, menuai kritikan tajam dari pelanggan setia maupun netizen.

Bagaimana tidak, dalam surat pengumuman yang beredar di media sosial, para penumpang yang kedapatan melanggar imbauan tersebut akan dikenakan sanksi oleh pihak Garuda Indonesia.

Mengutip siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (16/7/2019), imbauan tersebut dimaksudkan untuk memastikan seluruh operasi penerbangan Garuda Indonesia comply dengan aturan dan perundangan-undangan yang berlaku termasuk UU Penerbangan dan UU ITE, dan UU terkait lainnya.

 Surat edaran

Garuda Indonesia juga mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk menjaga privasi seluruh penumpang dan awak pesawat.

"Himbauan ini didasarkan atas laporan, saran dan masukan pelanggan/penumpang yang merasa tidak nyaman dan terganggu dengan adanya pengambilan gambar dan kegiatan dokumentasi tanpa izin sebelumnya dari yang bersangkutan," tulis siaran pers tersebut.

Kebijakan baru ini tampaknya dikeluarkan setelah kasus 'menu card bertulis tangan' pada penerbangan business class Garuda Indonesia viral di media sosial. Kejadian tersebut pertama kali dibeberkan oleh seorang vlogger bernama Rius Vernandes.

Lantas, bagaimana pendapat netizen maupun penumpang setia Garuda Indonesia dalam menanggapi kebijakan tersebut? Berikut Okezone rangkumkan beberapa komentar netizen.

 Perempuan di pesawat

Menurut Puteri Samson, kebijakan larangan mendokumentasikan foto di dalam pesawat itu dinilai terlalu berlebihan, dan merugikan para penumpang.

"Sebenarnya mau motret atau ngerekam oke-oke aja selama enggak ngerepotin atau mengganggu kenyamanan penumpang lain," tutur Puteri kepada Okezone via pesan singkat.

Lebih lanjut, Puteri menjelaskan, sebagai wisatawan milenial ia cukup sering mengambil foto selfie bersama keluarga maupun teman sebagai kenang-kenangan. Terkadang ia juga mengambil foto dari balik jendela pesawat karena pemandangan di luar sangat indah.

Terlebih bila penerbangan dilakukan menjelang momen matahari terbenam. Siapa yang tidak ingin mengabadikan momen senja nan indah dari ketinggian bukan?

"Kalau pemandangannya kebetulan lagi bagus ya sayang aja kalo enggak diabadikan apalagi pas sunset, atau mungkin ada yang mau ala-ala merekam aerial view di tempat-tempat tertentu karena belom bisa beli drone. Mungkin ada juga yang merekam buat konten vlog," tambahnya.

 Di pesawat

Sementara itu, seorang netizen bernama Nazly Bayu Marco menyebutkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan Garuda itu justru akan menjadi bumerang bagi perusahaan mereka sendiri.

"Ada studi yang bilang kalau toko retail dan museum itu bakal laku kalau instaworthy. Garuda kan tiketnya di atas rata-rata, orang yang naik tentu ingin mengabadikan momen tertentu untuk kepentingan media sosial dan lain sebagainya," tegas Bayu.

"Belum lagi jika dihubungkan dengan kehidupan kelas menengah yang suka panjat sosial. Intinya, Garuda sudah kehilangan 'promo' gratis dari para penumpang," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini