nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pergi Menyendiri saat Stres, Cara Terbaik Atasi Masalah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 12:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 16 481 2079516 pergi-menyendiri-saat-stres-cara-terbaik-atasi-masalah-d1raiN5pLJ.jpeg Konselor Tan Hui Ping (Foto : Sukardi/Okezone)

Ketika masalah datang dan menyebabkan stres, setiap orang punya caranya sendiri dalam menyelesaikan hal negatif tersebut. Salah satu yang mungkin Anda lakukan adalah menarik diri dari sosial dan menyendiri di kamar.

Upaya itu Anda anggap sebagai cara terbaik dalam meredam stres berlebih dalam diri. Dengan mengambil ruang sendiri, Anda merasa tidak dibebankan masalah lain yang mungkin memperkeruh pikiran Anda. Cara ini juga dianggap bisa meringankan beban yang Anda rasakan dari masalah yang sedang dihadapi.

Tapi, pertanyaannya muncul sekarang; apakah dengan menyendiri, stres yang Anda hadapi benar-benar bisa diatasi? Apakah menyendiri bisa jadi cara terbaik dalam mengatasi masalah?

Konselor profesional

Menjawab pertanyaan tersebut, Okezone coba berbincang dengan Konselor Profesional dari Allied Health Parkway Cancer Centre Singapore Tan Hui Ping. Menurutnya, upaya menyendiri dalam mengatasi stres cukup direkomendasikan.

Dengan menyendiri, Anda memberi ruang pada tubuh Anda untuk terbebas dari situasi yang membuat stres itu muncul, misanya situasi keramaian, deadline pekerjaan yang terlalu menghimpit pikiran Anda, atau juga masalah komunikasi dengan teman atau sahabat.

"Menyendiri itu upaya yang bisa dilakukan dalam mengatasi stres. Dengan menyendiri, kamu akan mendengar apa yang tubuh kamu inginkan dan butuhkan. Menyendiri juga jadi ruang untuk Anda melihat masalah dari sudut pandang Anda," paparnya pada Okezone saat ditemui di acara "Media Appreciation Dinner: Come in Stressed, Leave Revitalized" di Shangri-La Hotel Jakarta, Senin 15 Juli 2019.

Saat melakukan proses menyendiri, Anda dipersilahkan melakukan kegiatan yang membuat diri dan pikiran Anda bahagia. Misalnya saja mendengarkan musik yang tenang atau melakukan kegiatan lain yang Anda anggap bisa membuat situasi menyendiri jadi lebih menyenangkan. Sekali pun Anda hanya duduk dan tak banyak berpikir.

Ping melanjutkan, meski menyendiri sangat boleh, Anda mesti ingat juga kalau bagaimana pun masalah perlu dihadapi. Setelah Anda merasa lebih tenang karena telah menyendiri, ya, Anda sebisa mungkin datang ke masalah itu. Setidaknya Anda mengambil tindakan dengan pikiran jernih dan tenang.

"Masalah akan tetap ada jika tidak diselesaikan. Jadi, setelah menyendiri, Anda sebisa mungkin hadapi kembali masalah tersebut. Usahakan untuk lerai semua masalah tersebut dan pastikan Anda siap menghadapi masalah tersebut," sambungnya.

Menyikapi tanggapan lingkungan

Dalam menjalani proses menyendiri, akan ada saja pihak yang tidak setuju dengan keputusan Anda. Menyendiri dianggap sebagai upaya kabur dari masalah. Padahal, menyendiri diterapkan guna memberi ruang pada diri untuk lebih tenang dan tidak terkontaminasi banyak pemikiran.

Selain dianggap kabur dari masalah, menyendiri juga kerap dikaitan dengan sikap arogan. Masyarakat bakal menilai Anda menjauh dari sosial karena tak lagi ingin ada di lingkungan itu. Padahal tidak demikian.

Tan Hui Ping

"Kalau memang lingkungan bersikap seperti itu, menurut saya Anda mesti mendengarkan isi hati. Ketika menyendiri adalah cara terbaik, maka lakukan. Jangan pedulikan lingkungan. Mereka bagaimana pun akan tetap mengomentari Anda, mau pilihannya A atau B, tetap saja ada komentar, bukan begitu?" ungkap Ping.

Jadi, jangan gubris omongan orang lain. Yakin pada diri Anda dan percaya kalau menyendiri memang cara terbaik Anda mengatasi masalah yang membuat Anda stres. Ingat, Anda yang akan menghadapi masalah bukan orang lain!

Apakah sepasang suami istri boleh menerapkan cara ini?

Jika Anda sudah bersuami-istri, saran ini sebaiknya dipikirkan ulang. Pasalnya, dalam hubungan pernikahan, tidak bisa kemudian menyelesaikan masalah dengan mengambil ruang sendiri. Sebab, bagaimana pun pasangan mesti tahu mengenai masalah tersebut dan tidak ada salahnya untuk melibatkan pemikiran pasangan dalam menyelesaikan masalah.

"Kalau hubungan rumah tangga ingin menerapkan konsep ini, rasanya sulit. Sebab, dalam menerapkan konsep ini, Anda benar-benar sendiri meski tidak dalam waktu yang lama. Tapi, ketika masalah rumah tangga pakai penanganan menyendiri, itu juga kurang tepat," paparnya.

1
2

Berita Terkait

Stres

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini