nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisikan Vlogger, Profesionalitas Garuda Dipertanyakan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 21:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 17 406 2080260 polisikan-vlogger-profesionalitas-garuda-dipertanyakan-IGyMgbkEm2.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BUNTUT dari kasus "menu card dengan tulis tangan" yang diunggah Vlogger Rius Vernandes di kelas bisnis Garuda Indonesia, berujung pada panggilan polisi terhadap Rius dan tunangannya Elwiyana Monica. Mereka dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik.

Kasus ini pun menarik perhatian sejumlah kalangan. Pengamat Penerbangan dari Aviatory Indonesia, Ziva Narendra Arifin mengatakan, persoalan ini bukan bukti buruknya kualitas layanan maskapai, melainkan masalah profesionalitas pihak Garuda.

"Semestinya Garuda sejak awal memberi informasi tentang ini sebelum lepas landas. Bisa saat penumpang mengonfirmasi Keberangkatan, atau melalui surat elektronik," tutur Ziva, sebagaimana dikutip Okezone dari BBC Indonesia.

Lebih lanjut Ziva menjelaskan, tindakan Garuda Indonesia melakukan pelaporan kepada kedua penumpang karena mempublikasikan video tampilan menu dengan tulisan tangan dinilainya sangat berlebihan.

Ziva tidak menemukan perilaku atau kata-kata yang mengandung unsur pencemaran nama baik.

Pada video klarifikasi yang diunggah oleh Rius di kanal YouTube pribadinya, Ziva tidak menemukan perilaku atau kata-kata yang mengandung unsur pencemaran nama baik. "Itu sudah lumrah dilakukan seorang vlogger yang sedang mengkaji suatu objek tertentu," ungkap Ziva.

"Biasanya mereka me-review konten yang sama. Mulai dari kenyamanan, proses check in, dan pesawatnya. Tapi, pasti akan kelihatan kalau tujuannya untuk menjelekkan satu maskapai secara spesifik," timpalnya.

Sebagaimana diketahui, setelah kasus ini tersebar di media sosial, pihak Garuda Indonesia tiba-tiba mengeluarkan surat pengumuman yang berisikan larangan bagi penumpang untuk mengambil gambar di pesawat. Namun, surat itu langsung diralat lagi dengan dalih belum final, dan hanya untuk internal perusahaan.

Namun sayang, nasi telah menjadi bubur. Surat pengumuman itu terlanjur viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat Indonesia. Bahkan, salah satu perusahaan ojek online, Grab Indonesia memanfaatkan momen tersebut untuk berpromosi dan menggaet perhatian netizen.

Tak tanggung-tanggung, mereka membuat tiruan surat pengumuman mirip seperti milik Garuda Indonesia, namun dengan konten yang lebih santai alias hanya sekadar bahan lelucon saja.

Grab Indonesia memanfaatkan momen tersebut untuk berpromosi dan menggaet perhatian netizen

Anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep pun tidak mau ketinggalan. Ia mengikuti strategi yang dilancarkan Grab untuk mempromosikan bisnis kulinernya.

Tidak hanya itu, Kaesang bahkan menyindir Garuda Indonesia dengan mengunggah sebuah foto selfie bersama Jokowi, Iriana, dan Kahiyang Ayu saat menumpangi kelas ekonomi maskapai tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini