nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kosmetik Mengandung Asam Hialuronat, Manfaatnya Sama dengan Filler?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 10:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 17 611 2079924 kosmetik-mengandung-asam-hialuronat-manfaatnya-sama-dengan-filler-iwZGyEeOWc.jpg Ilustrasi perempuan memakai produk kecantikan (Foto : Boldsky)

Kaum urban sangat familiar dengan filler. Teknik estetika yang satu ini dipilih sebagian orang untuk menyempurnakan wajah. Waktu yang singkat dan minim risiko jadi alasannya.

Meski begitu, filler juga menyimpan risiko jika tidak dilakukan ahlinya. Beberapa risiko yang bakal terjadi adalah pembekakan di area injeksi, kematian jaringan, hingga kebutaan. Namun, sekali lagi, risiko tersebut akan lebih minim terjadi jika dilakukan secara profesional.

Membahas filler, maka tidak akan jauh-jauh dari asam hialuronat. Penggunaan asam ini sangat banyak dilakukan karena asam ini akan melebur dalam tubuh sekira 8 hingga 16 bulan lama. Tergantung dari kualitas asam hialuronat yang dipakai. Jadi, pengguna filler tidak perlu khawatir dengan "ditanamkannya" cairan khusus di dalam tubuhnya.

Nah, asam hialuronat ini ternyata kini sudah banyak dimasukkan ke dalam produk kosmetik. Lantas, apakah manfaat yang dirasakan akan sama?

Perempuan pakai produk kecantikan

Menjawab pertanyaan tersebut, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr Dikky Prawiratama, SpKK menuturkan kalau kandungan asam hialuronat yang ada di filler dengan kosmetik kadarnya berbeda. Jadi, dipastikan kalau asam hialuronat yang ada di kosmetik tidak sebanyak di filler.

"Kalau filler, tentu asam hialuronatnya banyak dibandingkan dengan yang ada di kosmetik yang tentunya akan digeneraisasikan pada semua jenis kulit," papar dr Dikky saat diwawancarai Okezone, di diskusi media yang diselenggarakan Kalbe, Selasa 16 Juli 2019.

Selain bicara mengenai kadar, ternyata ada kekhasan di dalam filler. Berdasar penjelasan dr Dikky, di filler asam hialuronat-nya memiliki crosslink. Ini yang membuat filler bisa bertahan di tubuh manusia dan memberi efek mengangkat. Kemudian, adanya crosslink tersebut juga memberi kemampuan volumizing.

Jadi, itu juga kenapa filler memberi dampak yang lebih nyata. Sekali treatment, hasilnya sudah bisa dilihat. Ketika treatment ingin dilakukan di dagu, ya, akan terlihat perbedaan dagunya. Pun area lainnya.

perempuan lagi ngaca

Sementara itu, pada kosmetik yang mengandung asam hialuronat, di sana tidak diterapkan crosslink. Jadi, asam hialuronat hanya berfungsi untuk mengembalikan kekenyalan kulit. "Sedangkan, untuk fungsi mengangkat seperti filler, ya, tidak bisa," terangnya.

Sekali pun Anda pakai kosmetik tersebut secara rutin setiap hari, tetap tidak akan memberi efek sama seperti asam hialuronat yang bisa mengangkat bagian wajah. Paling, kulit Anda jadi lebih mulus atau setidaknya memperbaiki kondisi kulit Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini