nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Gelontorkan Tambahan Dana Rp6,4 Triliun untuk 4 Destinasi Wisata

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 17:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 18 406 2080653 jokowi-gelontorkan-tambahan-dana-rp6-4-triliun-untuk-4-destinasi-wisata-oi5nmw1yAF.jpg Candi Borobudur di Magelang (Foto: Blamethemonkey)

MEDAN - Presiden Joko Widodo memberikan anggaran tambahan senilai Rp6,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur di empat destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia. Yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuhan Bajo.

Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, usai mewisuda ratusan mahasiswa Politeknik Pariwisata Medan, di Santika Premier Dyandra Hotel, Medan, Kamis (18/7/2019).

Menpar Arief Yahya menyebutkan, dengan tambahan anggaran itu, pihaknya optimistis untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara dan devisa ke tanah air.

Wisata Unggulan Indonesia Mandalika

"Pada pokok dasar 2019 dari Pak Presiden, aksesibilitas dan infrastruktur harus tuntas sampai tahun 2020. Dikasih anggaran tambah Rp 6,4 triliun untuk 4 wisata, untuk Danau Toba, Labuhan Bajo, Mandalika dan Borobudur," sebut Arief Yahya.

Destinasi Wisata Kelas Dunia Danau Toba di Sumatera Utara

Menpar Arief Yahya mengatakan pembangunan destinasi itu, menyasar seperti Aksebilitas, Amenitas dan Atraksi. Untuk Danau Toba, Ia pun, meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

‎"Kalau tidak ada infrastruktur susah kita menjualnya.‎ Insya Allah tahun 2020 selesai semuanya. Aksesibitas, Amenitas seperti resort kita bangun segera," tutur Arief.‎

Untuk Danau Toba dan 3 objek wisata prioritas di Indonesia, Arief memerlukan waktu 10 tahun. Rentang waktu 5 tahun untuk membangun infrastruktur dan 5 tahun lagi, membangun Amenitas dengan membangun hotel mewah bintang 5.

"Kita harapkan tahun ini, Danau Toba mendapatkan sertifikasi UNESCO Global Geopark. Kalau ada dapat akan mudah menjualnya. Kalau orang lingkungan dapat mencegah‎ pencemaran lingkungan. Saya ingin menyelesaikan 10 tahun, 5 tahun aksesibilitas dasar dan 5 tahun lagi amenitas dan aktraksi. Aktraksinya, apa itu. Ada Sport Tourism di dalamnya. Seperti di Mandalika tahun 2021 ada Moto GP," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini