nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata! Wanita Malam di Jakarta Suka Pakai Pengasihan

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 05:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 18 612 2080687 ternyata-wanita-malam-di-jakarta-suka-pakai-pengasihan-5XdDpZv10d.jpg Wanita pekerja seks sering pakai pengasihan (Foto: Sputnik)

Jakarta terkenal dengan kehidupan malamnya. Malam di Jakarta juga tak luput dari wanita - wanita di sekelilingnya. Tak jarang para wanita malam itu memakai susuk, pelet, pengasihan sebagai 'magnet' pemikat pria. Hal tersebut bertujuan untuk memikat lawan jenis.

 Wanita malam

Pengasihan juga ada yang berbentuk susuk, ataupun kodam yang hanya diisikan pada barang pribadi wanita. Susuk sendiri bermacam jenisnya, mulai dari penglaris dagangan, untuk kewibawaaan, sampai pengasihan, dengan tujuan agar terlihat cantik ataupun terlihat berwibawa.

Berbeda dengan wanita malam di daerah Jawa Timur, yang lebih menyukai susuk, seperti di Dolly Surabaya. "Wanita-wanita malam di Jakarta lebih suka menggunakan 'pengasihan'. Alasannya karena pengasihan mudah dilepas ketimbang susuk. Caranya hanya tinggal melawan pantangan yang diberikan, Kemudian kodam tersebut otomatis langsung hilang."

Pengasihan sendiri berbeda dengan pelet ataupun susuk. Pelet ataupun susuk berbentuk barang yang ditanamkan dalam diri seseorang. Namun jika pengasihan, berbentuk doa yang dimasukan dalam barang yang sering dibawa oleh penggunanya.

Misalnya dalam lipstick, bedak, rokok dan lain - lain. Barang-barang itupun memiliki pantangan berbeda yang tidak boleh dilanggar oleh pemiliknya, tergantung kekuatan kodam.

"Dulu waktu saya masih di Jakarta itu, kebanyakan minta Pengasihan seperti di daerah Blok M, Gajah Mada, Kemang dan lain - lain. Biasanya dimasukan kedalam bedak, rokok, atau ikat rambut, tergantung permintaan dia. Kebanyakan PSK sekarang yang di Parang tritis, pelabuhan ratu yang ke rumah saya itu kebanyakan minta pasang susuk," ujar Eyang Ronggo, Paranormal Asal Yogyakarta.

Misalnya jika kodam dimasukan dalam rokok. Dalam satu bungkus rokok hanya ada satu batang Rokok yang diisikan kodam untuk pengasihan. Batang rokok tersebut tidak boleh dibakar dan harus ada di dalam bungkusan rokok itu. Namun batang-batang rokok lain yang ada didalam bungkus tersebut boleh dihisap.

Menurut Eyang Ronggo, kebanyakan wanita Jakarta yang datang menemuinya di Yogyakarta meminta pengasihan. Hal tersebut didapatkan setelah ritual mandi bunga kemudian dibacakan doa. Setelah ritual tersebut, menurut Eyang Ronggo efeknya jadi seperti Magnet, dan pria bagaikan besi.

Pengasihan lebih banyak disukai oleh wanita malam Jakarta karena mudah untuk dilepasnya. Jika pengasihan bisa dilepas hanya dengan melawan pantangan.

Berbeda susuk yang sulit untuk dilepas dan mempunyai risiko. "Karena kalau susuk barang, mayoritas nanti meninggalnya susah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini