nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengakuan Jono si Tukang Pelet, Pakai ke Pacarnya agar Lancar Sampai Pelaminan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 02:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 18 612 2080727 pengakuan-jono-si-tukang-pelet-pakai-ke-pacarnya-agar-lancar-sampai-pelaminan-VxDY3rcLZE.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JONO (nama samaran) tidak bisa menerima kenyataan jika pasangannya kini dingin. Terlebih perempuan yang dia cintai itu akan jadi tunangannya. Karena tak ingin kehilangan, dia pun nekat pakai pelet!

Pelet 'Semar Mesem' jadi pilihan dia saat praktisi spiritualnya menanyakan 'mau pakai pelet apa?'. Sudah 3 minggu dia pakai pelet ini dan dia mengaku, pelet ini lebih mudah 'dijaganya'. Hal itu terdengar jelas kala Jono menjelaskan bagaimana pelet tersebut diterapkan pada calon tunangannya.

"Setelah saya ambil semar mesemnya dari praktisi spiritual, saya langsung berusaha untuk bertemu dengan calon tunangan dan ternyata langsung terbukti berhasil. Padahal saya cuma kantongi," paparnya.

Ya, pelet yang dijaga Jono ini berupa keris kecil yang sudah 'diisi'.

Ya, pelet yang dijaga Jono ini berupa keris kecil yang sudah 'diisi'. Jadi, saat Jono mau ketemu calon tunangannya, dia akan bawa keris tersebut dan akan bereaksi. Hanya dibawa, tanpa harus mengucap mantra sebelumnya.

Tapi, ada hal menarik dari pelet yang dipakai Jono. Menurut dia, 'Semar Mesem' yang dijaga hanya bereaksi saat Jono bertemu dengan calon tunangannya.

"Kalau sudah pulang dan tak bertemu, ya, nggak ada efeknya. Calon tunangan saya dingin lagi. Makanya, aku mesti bikin keharmonisan dalam hubungan ini terjaga. Berjalannya waktu, saya percaya, hubungan saya dan dia akan baik-baik dan kita bisa menikah," papar Jono.

Kisah Jono pakai pelet agar pacarnya tetap lengket sampai ke pelaminan.

#Efek pertama kali memegang Semar Mesem

Jono menceritakan, dia mengambil Semar Mesem dari 'gurunya' itu siang hari. Udara sangat panas dan matahari terasa di atas kepala.

Tapi, setelah Semar Mesem ada di tangannya, entah bagaimana dia merasa tubuhnya sangat adem. "Seperti ada pusaran angin di dada saya dan itu membuat tubuh saya adem," ujarnya.

Jono memercayai, itu adalah proses sinkronisasi Semar Mesem dengan dirinya. Jadi, keris tersebut sebelumnya dipegang pihak lain dan sekarang ada di tangannya. 'Sang pengisi' keris seperti menyapa dia dengan caranya itu.

Sang pengisi' keris seperti menyapa dia dengan caranya itu.

Selain itu, ada efek lain yang dia rasakan setelah memegang Semar Mesem. Adalah kelancaran rezeki.

"Saya kan kerja di bidang marketing. Tidak tahu bagaimana, setelah pegang Semar Mesem, ya, targetnya tercapai dengan mudah dan pekerjaan dilalui dengan lancar," ungkap Jono.

Meski begitu, dia tak ingin memercayai hal tersebut. Dia anggap hal tersebut sebagai bonus saja, karena niat dia di awal menjaga Semar Mesem untuk urusan cintanya dengan calon tunangan dia.

#Merawat Semar Mesem

Untuk membahas ini, Okezone coba bertanya pada Praktisi Supranatural Ki Geni Seketi dan dia menjelaskan kalau Semar Mesem cukup mudah merawatnya.

"Booster-nya itu hanya pada malam 1 Suro. Di malam itu, si perawat Semar Mesem pasti diminta untuk membersihkan. Ya, kasarnya dimandikan," terangnya.

Sementara itu, Ki Geni menjelaskan juga terkait dengan hal yang tidak boleh dilakukan pada Semar Mesem. Semacam pantangan yang tidak boleh dilakukan.

Semar Mesem tidak boleh dibawa ke tempat orang meninggal. Selain itu, keris kecil tersebut juga tidak boleh dilangkahi.

Berdasar penjelasan Ki Geni, Semar Mesem tidak boleh dibawa ke tempat orang meninggal. Selain itu, keris kecil tersebut juga tidak boleh dilangkahi.

"Kalau ditanya kenapa pantangannya seperti itu, ya, saya bisa bilang itu seperti tata krama pada makhluk yang hadir di dalam Semar Mesem. Jadi, harus sopan juga padanya," kata Ki Geni.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini