nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Angelica Kenova, si Manusia Barbie yang Hidupnya Penuh Kekangan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 09:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 19 194 2080861 kisah-angelica-kenova-si-manusia-barbie-yang-hidupnya-penuh-kekangan-2wFQzdtmV7.jpg Angelica Kenova (Foto: Angelica Kenova/Facebook)

Angelica Kenova, si Barbie Hidup ini mungkin satu dari banyak anak yang terlalu dikekang orangtuanya. Saking tak bisa hidup normal layaknya anak-anak biasa, dia kehilangan masa muda dan itu bukan masalah untuk perempuan yang kini berusia 26 tahun. Angelica bahkan sulit menemukan jodohnya.

Sosok yang satu ini kembali mencuat di media sosial setelah pengakuannya yang kontroversial terkait dengan usaha orangtuanya menjadikan dia sebagai "Barbie Hidup" yang sangat sempurna. Keinginan orangtuanya itu tak bisa dia tolak hingga kini, Angelica selalu diatur ibunya dalam memilih tindakan.

 Barbie hidup

Misalnya saja cara berpenampilan, pekerjaan, hingga urusan jodoh. Semua ibunya yang atur dan Angelica hanya bisa nurut. Lantas, bagaimana hidup Barbie ini? Apakah dia bahagia?

Dilansir Okezone dari Little Things, Jumat (19/7/2019), Angelica mengaku kalau dirinya tumbuh dewasa di bawah kehendak orangtuanya. Dia tidak diberikan ruang menentukan sikapnya sendiri dan dia tidak merasa itu salah. Sebab, anggapannya ialah ketika dia menolak keinginan ibunya, itu akan merusak seluruh capaian yang sudah dia dapatkan sekarang.

 Barbie hidup

"Tumbuh dewasa, orangtua saya membesarkan saya seperti seorang putri dan tidak pernah membiarkan saya pergi berkencan dengan anak laki-laki atau memiliki pengalaman dewasa yang biasa. Akibatnya, saya tidak cocok untuk kehidupan nyata, saya seperti boneka yang hidup," kata Angelica.

Sejak masih kecil, orangtuanya menyebut dia Barbie. Hal ini terus melekat di pikirannya dan Angelica pun tumbuh besar sebagai perempuan cantik layaknya Barbie. Keinginan ini adalah harapan orangtuanya.

 Barbie hidup

Jadi, sejak kecil Angelica tidak diperbolehkan menentukan sikap, sekalipun itu urusan foto Barbie mana lagi yang akan dibentuk di tubuh Angelica. Itu semua adalah kehendak ibunya dan Angelica hanya bisa pasrah menerima.

"Jadi, kisah ini bermula saat ibu saya membelikan boneka Barbie di usia saya yang ke-6 tahun. Sejak saat itu, ibu saya sangat terobsesi dengan Barbie dan menjadikan tubuh saya medium percobaannya," terang Angelica.

Bukan hanya pakaian, tapi tubuh Angelica pun diubah seperti Barbie

 Barbie hidup

Upaya itu ternyata tak semudah yang dibayangkan. Bukan hanya pakaian yang menyerupai Barbie, tetapi sang ibu juga membentuk tubuh Angelica semirip mungkin dengan boneka cantik tersebut. Alhasil, banyak "penyiksaan" yang dirasakan perempuan asal Rusia ini.

Angelica punya standard tersendiri yang dibentuk ibunya. Dia hanya boleh memiliki pinggang sebesar 20 inci dengan payudara berukuran 32E yang terbilang besar. Menurut sang ibu, dua hal itu mesti dipertahankan Angelica sehingga dia benar-benar menyerupai Barbie. Bahkan olahraga ekstrem pernah dia lakukan untuk mendapatkan hal tersebut.

 Barbie hidup

"Ketika saya remaja, orangtua saya menyewa pelatih pribadi yang menciptakan program pelatihan individu untuk saya. Dia telah merancang latihan yang akan membantu saya mengencangkan bokong dan membentuk pinggang saya supaya selalu kecil," cerita Angelica.

 Barbie hidup

Meski begitu, Angelica mengaku tidak pernah menjalani operasi plastik. Sebab, baginya tindakan estetika hanya diperlukan ketika seseorang memiliki kesalahan serius dengan wajah atau tubuh mereka.

Urusan pribadi pun dikuasai orangtua

Dia melanjutkan, ibu dan ayahnya tidak ingin dia pindah dari rumah keluarga. Angelica bahkan tidak diizinkan membeli pakaian tanpa ibu di sampingnya. Sebab, apa yang dikenakan Angelica, itu adalah keputusan ibunya.

 Barbie hidup

Ibunya juga selalu hadir saat Angelica pergi kencan. Jadi, dia harus memesan meja untuk tiga orang sehingga ibunya bisa duduk di meja yang sama selagi teman kencannya dan dia makan malam.

"Jadi, aku belum pernah punya pacar yang serius. Semua teman laki-laki yang saya kenal hanyalah teman," sambungnya.

 Barbie hidup

Meski dikekang sampai urusan pribadi, Angelica mengaku benar-benar mencintai keluarganya dan tidak ingin mengecewakan mereka. Jika dia memutuskan untuk hidup terpisah atau melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keinginan orangtuanya, bagi Angelica itu akan menjadi skandal besar di hidupnya.

Di lain sisi, Angelica berharap bisa keluar dari kekangan orangtuanya suatu hari nanti. Sebab, sudah sepanjang hidupnya dia berada di "rumah kaca" dan selalu diawasi orangtua. Dia ingin juga merasakan kehidupan yang normal dan dia pengin sekali hidup mandiri.

 Barbie hidup

"Orangtua saya telah menahan saya di sebuah istana kaca sepanjang hidup, tetapi suatu hari mudah-mudahan, saya dapat membebaskan diri. Tidak ada kata terlambat untuk memulai kehidupan yang mandiri," tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini