nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Efek Buruk Penggunaan Sabu Seperti yang Dipakai Nunung

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 21 Juli 2019 09:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 21 481 2081563 5-efek-buruk-penggunaan-sabu-seperti-yang-dipakai-nunung-S3WZqgPSZ7.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Pada Jumat malam (19/7/2019), komedian Nunung ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di kediamannya. Nunung dan sang suami kedapatan mengonsumsi sabu. Dari hasil penggeledahan ditemukan 1 klip sabu seberat 0,36 gram, 2 klip bungkus bekas sabu, 3 buah sedotan plastik untuk penggunaan sabu, potongan pecahan pipet kaca, korek api gas, dan 4 buah telepon genggam.

Penangkapan Nunung bukanlah yang pertama kali di kalangan artis. Banyak pula yang terjerat kasus narkoba dan kebanyakan memakai jenis sabu atau metamfetamin. Padahal, metamfetamin bersifat neurotoksik dan dapat merusak neuron dopamin dan serotonin di otak. Belum lagi kebanyakan metamfetamin dibuat secara ilegal sehingga memiliki kemungkinan mengandung kafein, bedak, dan zat beracun lainnya.

Ada beberapa dampak negatif yang didapat dari penggunaan metamfetamin. Penelitian menunjukkan metamfetamin dapat menyebabkan perubahan struktural dan fungsional di otak yang terkait dengan emosi serta memori. Penggunaan metamfetamin dengan cara disuntikkan pun dapat menyebabkan demam secara langsung selama beberapa menit.

 Bubuk putih

Melansir Medical News Today, Minggu (21/7/2019), masih ada sederet dampak negatif lain dari sabu yang dikonsumsi Nunung. Berikut ulasannya:

1. Kecanduan dan ketergantungan

Metamfetamin memiliki potensi penyalahgunaan dan ketergantungan yang tinggi. Kecanduan psikologis dapat berkembang dalam waktu yang relatif singkat karena metamfetamin sangat membuat ketagihan. Penyebabnya lantaran sejumlah besar dopamin tetap berada di dalam sel-sel otak sinapsis untuk jangka waktu yang lama. Belum lagi berhenti menggunakan metamfetamin dapat menyebabkan kelelahan, depresi mental, mudah marah, apatis, dan disorientasi sehingga membuat pengguna merasa perlu mengonsumsinya lagi.

 Pria memegang dada

2. Masalah jantung dan stroke

Penggunaan sabu jenis metamfetamin meningkatkan risiko masalah jantung seperti nyeri dada, irama jantung abnormal, dan tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung, diseksi aorta akut, atau kematian jantung mendadak bahkan walaupun hanya menggunakan untuk pertama kalinya.

3. Kerusakan gigi

Penyalahgunaan metamfetamin juga dapat menyebabkan kerusakan gigi begitu parah sehingga sebagian besar gigi membusuk sehingga perlu dicabut.

4. Penyakit Parkinson

Metamfetamin mungkin memiliki efek neurologis yang tidak hilang jika seseorang berhenti menggunakan obat. Para peneliti telah menghubungkan penggunaan dengan risiko yang lebih tinggi dari penyakit Parkinson. Misalnya suatu kondisi yang mempengaruhi saraf gerakan.

5. Risiko lainnya

Risiko kesehatan lainnya termasuk kemungkinan lebih tinggi terkena penyakit yang ditularkan melalui darah, seperti hepatitis karena menggunakan obat dengan cara disuntik. Selain itu, karena ada kemungkinan diproduksi secara ilegal ada risiko keracunan dari zat yang tidak diketahui. Zat ini juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, belajar, memahami, dan mengingat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini