nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hati-Hati! Ini 4 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan oleh Tikus

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 21 Juli 2019 19:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 21 481 2081700 hati-hati-ini-4-penyakit-berbahaya-yang-disebabkan-oleh-tikus-RaW8Ybrohx.jpg Tikus Pembawa Wabah Penyakit (Foto: Pixabay)

SEBAGIAN orang berpikir tikus merupakan binatang yang lucu dan menggemaskan. Berbentuk seperti hamster, tikus memiliki kemampuan untuk memanjat dan kecepatan dalam berlari. Biasanya tikus sengaja dibudidayakan sebagai pakan untuk hewan karnivora seperti ular.

Meski demikian, perlu Anda ketahui bahwa binatang pengerat lucu itu ternyata bisa membawa aneka penyakit mematikan pada manusia. Potensi penyakit tersebut akan semakin meningkat jika tikus itu hidup di lingkungan yang kotor seperti got, sungai, atau selokan.

Tentunya Anda harus selalu waspada jangan sampai diri Anda terserang penyakit yang ditularkan oleh hewan pengerat tersebut. Merangkum dari berbagai sumber, Okezone akan membagikan beberapa penyakit mematikan yang bisa ditularkan melalui tikus. Yuk disimak.

1.Cacar Monyet

Belum lama ini Indonesia sempat digemparkan dengan adanya virus cacar monyet yang tengah mewabah di Singapura. Penyakit ini awalnya terdapat di Kongo dan Nigeria, gejalanya sangat mirip dengan cacar air yakni berbentuk bintil kecil yang mengeluarkan air.

Jika didiamkan bintil air tersebut berubah menjadi bernanah dan menyebabkan benjolan di bagian leher, ketiak maupun selangkangan. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya pembengkakan kelenjar getah bening. Cacar monyet ini bersumber dari hewan pengerat dan primata seperti tikus, tupai dan monyet yang terinfeksi.

2.Hantavirus

Penyakit ini ditemukan pada 1993 yang disebarkan oleh tikus. Penyebaran penyakit ini melalui partikel urin, kotoran atau air liur tikus. Seseorang juga bisa terinfeksi apabila menyetuh dan memakan sesuatu yang pernah terkena tikus.

Gejala penyakit ini mirip dengan flu termasuk dengan demam, sakit kepala, muntah, diare dan sakit perut. Jika didiamkan 4-10 hari kemudian penderitanya akan merasa sesak karena mengalami penumpukan cairan dalam paru-paru.

3.Pes

Penyakit Pes memang sangat erat dikaitkan dengan tikus. Penyakit pes ini disebabkan oleh bakteri Yersina Pestisia yang dibawa oleh kutu dan ditularkan oleh hewan pengerat. Penyakit ini tersebar di wilayah yang padat penduduk dan ditandai dengan munculnya pembengkakkan kelenjar getah bening di selangkangan, ketika atau leher.

Dalam beberapa kasus pes bisa menyerang paru-paru dan dengan mudah menular kepada orang lain. Penyakit pes ini bisa menyebabkan komplikasi serius yang berujung pada meningitis dan kematian.

4.Rat Bite Fever (RBF)

Sesuai dengan namanya, penyakit ini disebabkan karena digigit tikus. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Spirillum Minus atau Streptobacillus Moniliformis yang ditandai dengan gejala-gejala yang tidak biasa.

Ciri utama RBF adalah demam, muntah, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi bahkan bisa sampai menimbulkan warna kemerahan pada kulit. Selain gigitan, penyakit ini bisa juga ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi liur tikus.

5.Leptospirosis

Inifeksi virus ini ditularkan oleh tikus yang memiliki kontak dengan luka terbuka. Seseorang yang mengalami luka dan belum sembuh tidak sengaja bersentuhan dengan perantara seperti air atau tanah yang sudah tercemar dengan urin hewan pengerat tersebut.

Virus ini berpindah dari tikus ke manusia dan tidak menyebar dari manusa ke manusia. Namun, jika tidak segera diobati, penyakit ini bisa menyebabkan meningitis (radang selaput otak), kerusakan ginjal, gangguan pernapasan hingga kematian.

1
6

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini