nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jepang Luncurkan Celana Anti Kentut

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 01:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 22 194 2081794 jepang-luncurkan-celana-anti-kentut-aBm0PySMOW.jpg Ilustrasi bau kentut (Foto: Soranews24)

JEPANG merupakan negara penyumbang banyak inovasi modern. Belum lama seorang remaja asal Jepang meluncurkan inovasi terbaru, yaitu celana anti kentut.

Melalui karya tulis Taro Gomi, dengan ringkas menjelaskan bahwa semua orang buang air besar dan kentut. Celana anti kentut ini nantinya bekerja untuk menghalangi bau kentut dan meredam suaranya.

Konon manusia tidak ada yang ingin orang lain tahu kapan mereka kentut, apalagi jika menimbulkan bau busuk. Hal tersebut tidak bisa dipungkiri, menurut tulisan tersebut, semua orang pasti akan kentut.

Celana anti kentut

Maka dari itulah, tiga remaja Jepang yang bernama Kazunobu Fuse, Kazuhiro Saito, dan Junichi Saito yang saat ini duduk di bangku Sekolah Menengah Atas menemukan inovasi tersebut. Mereka merundingkan masalah kentut dan akhirnya mengembangkan pakaian yang bisa meredam suara dan bau kentut. Belakangan, karya mereka disebut celana anti kentut.

"Kami ingin membuat pakaian dalam untuk membebaskan orang - orang dari tekanan karena harus menahan kentut mereka karena ada orang lain di sekitar, dan pada gilirannya merusak kesehatan fisik mereka," ujar Fuse dikutip dari Soranews24.com.

Cara kerja dari celana tersebut, pertama-tama mengalihkan perhatian ke suara, dan membaginya ke dalam dua kedalam kategori, pertama isolasi suara (yaitu hambatan gerakan gelombang suara), kedua penyerapan suara.

Hal tersebut mereka temukan pada percobaan dengan meletakan ponsel di dalam kaleng logam tertutup. Mereka menemukan bahwa ketika alarm berbunyi dalam lingkungan yang tertutup, gelombang suara akan memantul di dalamnya. Pada bagaian depannya, mereka menemukan bahwa menambahkan penyerap suara yang tersedia secara komersial melunakkan suara lebih jauh.

Untuk bau kentut yang tidak sedap, mereka memutuskan untuk menggunakan karbon aktif berpori, yang sifatnya memungkinkan penyerapan kimia. Mereka Menempatkan karbon aktif dalam kantong bersama dengan amonia dan hidrogen sulfida yang menyengat. Hal tersebut terbukti bahwa massa karbon akan meningkat, dan membuktikan bahwa itu benar - benar akan menyedot bau.

Dengan bahan - bahan yang disortir, tiga peneliti muda siap untuk membangun prototipe (model kerja dasar dari pengembangan sebuah laporan). Celana anti kentut tersebut terbuat dari sebungkus arang aktif, dua piring baja tahan karat, dan dua lapisan busa penyerap suara. Semua bahan tersebut dijahit ke dalam kain dari sepasang pakaian. Terakhir, bahan - bahan tadi tinggal di ukur pada pantat pemakainya.

Pakain itu didesain pada dasarnya tidak menghilangkan bau kentut sepenuhnya. Namun, aroma yang tersisa juga sangat tidak mungkin mencapai lubang hidung seseorang. Bau kentut hanya mungkin bisa dicium dari jarak 30 cm kurang.

Ketiga pemuda itu juga menggunakan pengukur volume untuk mengukur suara kentut. Penemuan mereka memang sebagian menekan suara gas dalam perut. Namun, Fuse mengakui bahwa hasilnya belum sempurnya. Hal inilah yang membuat mereka terus meningkatkan inovasinya itu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini