nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wasit dan Hakim Garis Indonesia Open 2019 Pakai Batik dan Lurik, Keren Banget!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 22 194 2081954 wasit-dan-hakim-garis-indonesia-open-2019-pakai-batik-dan-lurik-keren-banget-P9bArJY2gM.jpeg Wasit dan para hakim garis di Indonesia Open 2019 memakai batik dan lurik (Foto: Heru Haryono/Okezone)

FINAL Indonesia Open 2019 berlangsung di Jakarta pada Minggu, 21 Juli 2019. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi pemenang setelah menaklukkan pasangan senegara, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, 21-19 dan 21-16 dalam pertandingan final di Istora Senayan Jakarta.

 Pria memakai batik

Kemenangan Marcus/Kevin ini merupakan kali ketujuh dari pertemuan mereka dengan Ahsan/Hendra yang merupakan senior mereka. Terlepas dari kabar membanggakan itu, ada sesuatu yang unik dari Indonesia Open 2019 kali ini.

Ya, beberapa netizen di media sosial menemukan para wasit dan hakim garis Indonesia Open 2019 mengenakan pakaian batik dan lurik, sekalipun mereka bukan hanya orang Indonesia.

 Pria memakai batik

Hal menarik ini kemudian menjadi perbincangan hangat netizen. Beberapa netizen menilai upaya ini sangat baik karena dengan begitu budaya Indonesia bisa dikenal dunia lebih jauh lagi.

"Indonesia Open 2019 kali ini agak sedikit beda. Wasit pakai kemeja sedangkan hakim garis pakai lurik dan ikat kepala atau blankon. Indonesia banget sih ini. Keren," ungkap @awandariko.

 Pria memakai batik

Ya, apa yang dikatakan netizen itu benar. Dalam pertandingan final, bisa dilihat gaya hakim garis di mana dia mengenakan pakaian lurik ungu-hitam-putih. Pakaian tersebut dia lengkapi juga dengan blangkon warna senada. Tampilan seperti ini serupa dengan mereka para orang dalam keraton Yogyakarta.

Sementara itu, para wasit mengenakan batik warna merah. Batik tersebut bermotif titik-titik dengan sedikit ornamen flora berwarna emas. Batik tersebut pun tampak bagus dikenakan salah seorang wasit bule.

Menurut beberapa sumber, upaya para wasit mengenakan batik dan hakim garis pakai lurik dan blangkon ini ternyata inovasi dari pihak penyelenggara dan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Hal tersebut pun dianggap menarik oleh BWF di mana sebelumnya ternyata tidak diperkenankan.

 Pria memakai batik

Alasannya tentu demi menjaga dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia melalui kain wastra tersebut. Ajang olahraga ini bukan hanya menjalin persahabatan antara Indonesia dengan negara lain melalui bulu tangkis, tetapi sebagai upaya mengembangkan budaya bangsa. Keren ya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini