Hari Anak Nasional 2019, Begini Tips Pola Asuh untuk si Kecil yang Introvert

Agregasi Solopos, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 22 196 2082229 hari-anak-nasional-2019-begini-tips-pola-asuh-untuk-si-kecil-yang-introvert-Oa7HvlKfhP.jpeg Pola asuh si kecil yang introvert (Foto : Babychick)

Setiap 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Dalam rangka memperingati HAN 2019, orangtua harus menyadari betapa pentingnya memahami kondisi anak untuk membantu dan mendukungnya tumbuh menjadi sosok terbaiknya. Beberapa anak mungkin terlahir dengan kepribadian introvert.

Namun, ada salah kaprah tentang introvert yang sering diartikan sebagai anak pemalu. Padahal introvert dan pemalu bukan hal yang sama.

Jika anak Anda adalah seorang introvert, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantunya, seperti dilansir dari situs Verywellfamily :

Pahami apa sebenarnya introvert atau introversion

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memahami apa introvert atau introversion itu. Melalui upaya ini, orang tua akan mengetahui kemungkinan yang dapat muncul. Orangtua kadang menjadi terlalu khawatir ketika anaknya senang menyendiri atau mengurung diri di kamar dan tidak mau berbicara apa terkait perasaannya.

Namun, hal ini kadang disalahartikan sebagai depresi. Benar bahwa perilaku demikian dapat menjadi tanda depresi namun dalam kasus ini, yang dilihat adalah perubahan perilaku. Introversion bukanlah respons dari pengaruh luar, ini adalah sifat kepribadian. Dengan kata lain, seorang anak yang ekspresif dan mudah bersosialisasi yang tiba-tiba berubah menjadi pendiam, bukan berarti menjadi seorang introvert.

anak baca buku

Hargai Pilihan Anak Anda

Ketika orangtua lebih memahami introversion dan bagaimana seorang introvert itu, maka akan lebih baik dalam mengenali pilihan anaknya. Ketika itu, orangtua harus menghargai preferensi anaknya. Misalnya, ketika anak hanya memiliki hanya beberapa teman dekat, di saat anak lain memiliki lebih banyak teman, orangtua jangan terlampau khawatir.

Ini menjadi salah satu ciri anak introvert, yaitu lebih nyaman dengan lingkaran pertemanan yang kecil, bukan berada di grup penuh dengan orang. Jumlah teman yang sedikit bukan selalu berarti sebagai indikasi anak tersebut mengalami masalah bersosialisasi.

Memaksa anak untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak lain dan mendorongnya ke dalam lebih banyak hubungan hanya akan menguras lebih banyak energi yang membuat anak lebih mudah marah. Lebih baik, orangtua membiarkan anaknya memimpin siapa yang dia inginkan sebagai teman dan berapa banyak waktu dia ingin menghabiskan waktu bersama mereka.

anak main sama teman

Terima dan Dukung Anak Anda

Menerima Anak Anda sama seperti menunjukkan Anda sebagai orangtua mencintainya. Jika Anda membuatnya merasa bahwa perilakunya tidak normal dan merupakan masalah, itu akan diterjemahkan anak dengan cara yang tidak diinginkan.

Anak bisa mulai percaya ada sesuatu yang salah dengan dirinya. Ketika orangtua mencoba untuk mengubahnya ke sesuatu yang bukan anak tersebut, dapat diartikan orangtua tidak mencintai mereka.

Ketika orangtua memahami sifat introvert anaknya, mereka juga butuh dukungan dari orang tuanya untuk merasa nyaman dengan dirinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini