nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kopi Sidikalang Makin Populer, Pemkab Dairi Berencana Bikin Sekolah Kopi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 23:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 22 298 2082243 kopi-sidikalang-makin-populer-pemkab-dairi-berencana-bikin-sekolah-kopi-Zb0gGbp1bQ.jpg Kopi Sidikalang makin mendunia (Foto: Ist)

KABUPATEN Dairi di Sumatera Utara terus berbenah diri. Daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil kopi berkualitas itu mulai serius mengembangkan sektor pariwisata, terutama kuliner.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Bupati Kabupaten Dairi Eddy Keleng Ate Berutu. Ia mengatakan bahwa saat ini produk kopi sidikalang semakin digemari masyarakat Indonesia hingga dunia. Pemkab Dairi pun mulai serius mengembangkan potensi tersebut.

Ada beberapa program yang kini tengah digencarkan. Mulai dari mengembangkan dan mengaplikasikan teknologi-teknologi khusus pertanian, hingga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

 Ilustrasi kopi

"Kita sudah bekerjasama dengan Kemenristekdikti, sejumlah universitas, lembaga penelitian, hingga start up untuk meningkatkan kualitas produk dan proses produksinya. Karena pelanggan kopi kami sekarang sudah merambah ke kancah internasional seperti Korea, Jepang, Eropa dan Amerika," tutur Bupati Eddy, saat ditemui Okezone di Menara Batavia, Karet, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2019).

Eddy mengatakan, kerjasama ini sebetulnya sudah terjalin sejak beberapa tahun terakhir. Dampak positifnya juga sudah dirasakan oleh para petani lokal.

Jika dulu para petani baru bisa memanen kopi setelah menunggu masa tumbuh 3 tahun, sekarang mereka hanya membutuhkan waktu 1,5 tahun untuk memanen kopi yang baru dibudidayakan.

"Ya dari program ini, sekarang kami menggunakan bibit kopi yang berkualitas dan sudah tersertifikasi. Selain itu kami juga telah memasang alat khusus untuk mengecek kondisi tanaman dan cuaca," jelas Eddy.

"Jadi nanti ketika pohon kopinya tidak tumbuh dengan maksimal, atau cuaca tiba-tiba berubah drastis, bisa langsung dilakukan tindakan preventif," timpalnya.

Program ini digadang-gadang akan terus dikembangkan seiring dengan target Pemkab dalam membuka lahan kopi seluas 5.000 hektar. Sebagai pendukung Eddy juga berencana meluncurkan sekolah kopi untuk memaksimalkan industri kopi Dairi.

Konsep yang diusung terbilang unik. Kurikulum pelajarannya nanti akan difokuskan tentang kopi, hingga ilmu-ilmu dasar untuk menjadi seorang barista profesional.

"Kami juga mau membuat franchise kopi Sidikalang, jadi bisa membuka peluang untuk milenial yang ingin menjadi entrepreneur," tukas Eddy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini