Kapan Harus Cuci Tangan Pakai Sabun dan Hand Sanitizer?

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 23 481 2082657 kapan-harus-cuci-tangan-pakai-sabun-dan-hand-sanitizer-RJKl9t87Uh.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sumber penyakit bisa datang melalui tangan yang kotor. Kotoran yang menempel di tangan dapat menjadi penyakit misalnya ketika seseorang mengucek mata hingga menyuapkan makanan ke mulut. Untuk mencegahnya, Anda harus cuci tangan dengan air.

Namun dalam kondisi tertentu, Anda juga bisa memanfaatkan hand sanitizer atau antiseptik. Lalu kapan seharusnya kita cuci tangan di bawah air mengalir menggunakan sabun dan hanya menggunakan antiseptik?

Menurut dr. Dewi Ema Anindia, merujuk pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), saat ada kotoran yang menempel pada tangan, maka harus dicuci menggunakan air mengalir dan sabun.

 Cuci tangan

"Tapi kalau tidak ada kotoran, baru makan atau setelah makan boleh pakai antiseptik. Yang kelihatan kotorannya tetap harus pakai sabun dan hand sanitizer," ujar dr. Dewi dalam peluncuran hand sanitizer Antis Jasmine Tea di Menara Tokopedia, Jakarta Selatan baru-baru ini.

Dokter Dewi melanjutkan, pemilihan antiseptik bisa dilakukan dengan mempertimbangkan kandungannya. Kandungan alkohol misalnya, berisiko membuat kulit lebih kering, namun efektif membunuh kuman di tangan.

"Fungsi alkohol untuk membunuh kuman. Tangan kita merupakan media yang rentan untuk penularan berbagai macam infeksi, paru-paru, pernapasan, sampai sistem pencernaan," jelas dr. Dewi.

Namun berbeda dengan penggunaan antiseptik pada bayi. Untuk bayi, sebaiknya tidak menggunakan antiseptic yang mengandung alkohol karena dapat menyebabkan mata perih.

"Produk buat bayi yang non alkohol sudah ada antibakterinya dan efektif," lanjutnya.

Amankah menggunakan antiseptic beraroma?

Kini banyak antiseptic yang dijual dengan aroma wangi. Sebut saja jeruk nipis, timun, hingga teh melati. Aroma teh melati diklaim dapat menghilangkan bau tidak sedap di tangan.

"Aroma teh melati bisa menghilangkan bau tidak sedap yang timbul dari makanan berbau tajam seperti sambal sampai bau rokok," ujar Budiman Goh selaku COO Enesis Group.

Lalau amankan menggunakan antiseptic yang beraroma? Dokter Dewi mengatakan aroma tidak menimbulkan efek berbeda dengan antiseptic yang tidak beraroma.

"Ada atau tidak ada wangi sama saja efeknya. Pakai aroma itu biar ada wangi-wanginya saja," pungkas dr. Dewi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini