nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makan Ikan 3 Kali Sepekan Terbukti Dapat Menurunkan Risiko Kanker Usus

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 24 Juli 2019 22:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 24 481 2083221 makan-ikan-3-kali-sepekan-terbukti-dapat-menurunkan-risiko-kanker-usus-TVMEuH8tZ8.jpg Makan ikan kurangi risiko kanker usus (Foto: Firstcry Parenting)

PREVALENSI kanker usus di Indonesia terbilang cukup tinggi. Bahkan data menunjukkan 30% pasien yang terkena kanker ini berada di usia produktif. Salah satu pemicu terjadinya kanker usus adalah kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat yang sulit dicerna.

Berdasarkan fakta tersebut, maka tidak ada salahnya jika setiap orang rutin mengonsumsi makanan sehat. Baru-baru ini sebuah penelitian mengungkapkan makan tiga porsi atau lebih ikan per minggu dapat mengurangi risiko kanker usus.

Hasil ini didapatkan setelah peneliti dari University of Oxford dan International Agency for Research on Cancer (IARC) menganalisis kebiasaan diet 476.160 orang yang mengisi kuesioner tentang frekuensi mengonsumsi makanan tertentu.

 Makan ikan

Isi kuesioner mencakup detail tentang asupan ikan, termasuk ikan putih, berlemak, berminyak, dan tidak berlemak. Hasil penelitian menunjukkan makan 359,1 gram ikan apa pun per minggu dapat menurunkan risiko kanker usus hingga 12 persen dibandingkan hanya makan kurang dari 63,49 gram ikan. Selain itu, orang-orang yang hanya makan ikan berminyak seperti salmon dan sarden sebanyak 123,9 gram per minggu risiko terkena kanker usus turun menjadi 10 persen.

"Konsumsi ikan tampaknya mengurangi risiko kanker usus dan harus didorong sebagai bagian dari diet sehat. Ikan berlemak dan berminyak adalah sumber asam lemak tak jenuh ganda yang diyakini memiliki efek perlindungan dalam tubuh dan mencegah peradangan. Ikan tidak berlemak juga mengandung senyawa asam lemak khusus ini,” ungkap peneliti seperti yang Okezone kutip dari Independent, Rabu (24/7/2019).

Hasil penelitian ini kemudian diterbitkan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology dan didanai oleh World Cancer Research Fund (WCRF). Adapun tujuannya membantu memberikan informasi kepada publik tentang kanker usus. Kepala dana penelitian di WCRF, Dr Anna Diaz Font, mengatakan hasil penelitian ini menambah bukti ilmiah yang menunjukkan mengonsumsi ikan dapat mengurangi risiko kanker usus.

Di sisi lain, direktur penelitian dan urusan eksternal di Bowel Cancer UK, Lisa Wilde meminta penelitian lebih lanjut dilakukan. Sebab meskipun ia menyambut baik hasil dari penelitian, Lisa yakin masih ada makanan lain yang bisa mencegah terjadinya kanker usus.

"Membuat perubahan sederhana pada gaya hidup dapat membantu mengurangi risiko kanker usus. Contohnya menambahkan makanan seperti gandum, serat, dan ikan dalam diet, memiliki berat badan ideal, melakukan aktivitas fisik secara teratur, serta menghindari daging olahan dan membatasi daging merah dapat membuat perbedaan nyata,” tandas Lisa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini