nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Munculnya Hantu Fatma, Penunggu Kontrakan yang Gak Suka Sama Laki-Laki

Ayu Dita Rahmadhani, Jurnalis · Kamis 25 Juli 2019 11:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 25 612 2083329 kisah-munculnya-hantu-fatma-penunggu-kontrakan-yang-gak-suka-sama-laki-laki-2t1qiQmU6s.jpeg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Saat seorang memutuskan merantau dan tinggal jauh dari orangtua atau keluarga, urusan tempat tinggal merupakan salah satu hal penting yang dipertimbangkan. Indekos atau kontrakan biasanya menjadi pilihan perantau, terutama pelajar dan mahasiswa yang masih mengandalkan dana dari orangtua.

Tentu saja jauh dari orangtua dan jauh dari keluarga, seseorang ingin memiliki tempat tinggal atau kontrakan yang nyaman sehingga dapat hidup damai dan nyaman, jauh dari gangguan-gangguan yang tidak dikehendaki.

Namun berbeda dengan pengalaman yang dialami Tasha Siahaan, mahasiswi Universitas Padjajaran jurusan Administrasi Publik, yang mendapatkan gangguan-gangguan di rumah kontrakannya. Bahkan gangguan tersebut datang dari makhluk tak kasat mata.

Seperti yang diceritakan Tasha dalam salah satu video di channel Youtube milik Billy Christian. Perempuan cantik tersebut mengaku memang dari kecil ia memiliki kemampuan untuk melihat makhluk halus. Tapi ia baru sadar atas kemampuan spesial tersebut ketika kuliah, saat bertemu dengan penunggu rumah kontrakannya.

Kisah tersebut berawal ketika Tasha harus pindah dari kosnya dalam satu hari. Singkat cerita ia akhirnya menemukan sebuah rumah kontrakan baru. Ukuran rumah tersebut cukup besar, isi perabotannya juga lengkap. Sayangnya rumah tersebut masuk ke dalam gang kecil dan diketahui bahwa rumah tersebut sudah kosong selama dua tahun.

Harga sewa setahun sebesar Rp28 juta yang bisa dikatakan sangat murah membuat ia memutuskan untuk mengontrak rumah tersebut bersama tiga temannya. Tidak ada pikiran negatif mengenai harga murah tersebut, selain murah karena letaknya yang berada di gang kecil.

 Laki-laki dan perempuan

Muncul suara gaib

Tiga bulan pertama, tidak ada yang aneh dari rumah tersebut. Namun setelah pulang dari liburan, hal-hal aneh mulai terjadi.

Saat itu Tasha sedang berada di ruang tamu, dan temannya berada di ruang makan. Saat kembali ke ruang tamu setelah dipanggil temannya, ia mendengar suara aneh dari lantai atas. Padahal saat itu di rumah hanya ada Tasha dan temannya tersebut.

Suara tersebut terdengar seperti kuku yang sedang menggaruk tembok. Tasha dan temannya mulai ketakutan, mereka pun memanggil teman laki-laki mereka.

Teman laki-laki Tasha menemani di teras rumah dan menganggap suara tersebut hanya suara kucing atau tikus. Namun setelahnya terdengar suara orang sedang berlari dan terengah-engah melewati mereka masuk ke dalam rumah.

Tidak lama kemudian, kedua teman kontrakan Tasha pulang. Mereka juga tidak percaya, dan menganggap suara tersebut disebabkan oleh tikus atau kucing.

"Di rumah tuh emang banyak kucing, cuman aku rasa enggak mungkin. Tapi ya udah diam aja habis itu." Jelas Tasha.

Tasha kembali menjelaskan, "Memang waktu pindah, aku sudah lihat ada perempuan mukanya rusak sebelah. Tapi aku bodo amat, dan mengira setan lewat atau apa gitu."

Mulai muncul bau anyir

Setelah kejadian suara gaib, mulai muncul keanehan lain. Tasha mengatakan bahwa sering muncul bau amis, anyir darah di dalam rumah kontrakannya. Namun yang lebih aneh, bau tersebut kerap berpindah-pindah tempat.

Tasha menjelaskan kembali, ada sebuah kamar kosong yang letaknya di paling belakang rumah. Waktu awal pindah, Tasha dan teman-temannya ingin membersihkan kamar tersebut. Ternyata di dalam kamar tersebut ada banyak kecoa. Awalnya mereka berpikir bahwa bau amis tersebut berasal dari kecoa-kecoa itu.

Tasha menceritakan kejadian bau amis yang aneh, "Malam-malam pas pada lagi belajar, dua orang di ruang makan, aku di tengah, satunya di kamar, tiba-tiba dua orang di ruang makan mencium bau amis, mereka teriak kan, 'eh kok bau amis,' bau amisnya pindah ke tempat aku, pas aku ngomong 'sini juga bau,' dia pindah ke kamar. Jadi pindah-pindah baunya."

 Ilustrasi

Melihat perempuan berwajah rusak

Tidak lama setelah itu, Tasha kembali melihat perempuan berwajah rusak yang ia temui saat awal pindahan rumah. Ternyata, bau amis yang kerap muncul tersebut berasal dari dia. Karena semakin merasa tidak nyaman, Tasha menghubungi saudaranya yang juga dapat merasakan keberadaan makhluk gaib. Dari situ dijelaskanlah apa saja yang ada di rumah kontrakannya.

Tasha hanya bercerita kepada teman kontrakannya yang paling pemberani, Desita. Desita percaya, karena ternyata ia juga pernah secara tidak sengaja melihat bayangan si perempuan berwajah rusak yang lewat melalui layar laptopnya yang mati.

Merekapun berjanji untuk tidak menceritakan hal tersebut ke siapapun terlebih lagi teman mereka yang paling penakut, Tanty. Tapi anehnya keesokan harinya, Tanty si penakut ini bercerita kepada mereka bahwa tadi malam ia bermimpi.

Dalam mimpinya, Tanty mengatakan bahwa ada sesosok besar di pojok kamarnya yang mengamatinya tidur. Karena takut, Tanty berlari ke kamar Desita dan menceritakan bahwa ada sesuatu di pojok kamarnya. Namun Desita menjawab dengan santai dan mengatakan bahwa ia dan teman-teman yang lainnya sudah tahu, namun tidak memberi tahu karena dia yang paling penakut.

Hantu Fatma muncul lagi

Gangguan-gangguan terus berlanjut. Ketika malam sering terdengar suara orang berjalan dari atas genteng. Bahkan Tanty yang paling penakut pernah suatu pagi melihat di lorong menuju kamar mandi, sesosok laki-lagi besar, gondrong, dan bermata merah yang tiba-tiba menghilang saat didekati.

Tasha kembali bercerita, "Karena takut kita tuh pernah tidur di ruang tengah, gelar kasur sampai manggil yang cowok-cowok, 'udah kalian tidur di sofa, kita tidur di bawah'. Nah cowok-cowok ini di gangguin, dielus-elus kepalanya, kakinya, atau ada yang naik tangga pas ada yang bangun."

Karena gangguan yang semakin lama semakin banyak, Tasha kembali menghubungi saudaranya. Disitu Tasha diberi tahu oleh omnya bahwa sebenarnya Tasha memang memiliki kemampuan untuk melihat, bahkan berkomunikasi dengan makhluk halus.

"Pas aku tahu aku bisa lihat aku stres, padahal sebenernya ya udah dari kecil ngeliat gitu. Ya cuman karena baru nyadar ya stres," kenang Tasha.

Stres tersebut membuat Tasha sering menangis di kamar, hingga suatu hari si perempuan berwajah rusak datang dan hanya berdiri melihat Tasha.

"Tapi karena mukanya serem jadi kita enggak tahu nih, ini setan mau ngapain. Akhirnya saking keselnya aku ngomong 'mau ngalain sih?' Eh enggak tahunya dia bilang 'Kok kamu bisa lihat aku' dia ngomong gitu, tapi baik ngomongnya. Mukanya aja yang serem."

Dari situ mulailah Tasha bisa berkomunikasi dengan makhluk halus, dan mengetahui bahwa si wajah rusak sebenarnya tidak memiliki niat untuk mengganggu dan hanya penasaran, kenapa ia bisa dilihat oleh manusia.

Ternyata, si wajah rusak yang diketahui bernama Fatma ini memang tidak menyukai keberadaan laki-laki. Maka dari itu diganggulah teman laki-laki Tasha. Namun setelah komunikasi tersebut, Fatma tidak pernah menunjukkan keberadaannya kepada yang lain.

Sedangkan gangguan lain berupa suara garukan di dinding, suara langkah kaki dan penampakan laki-laki adalah ulah makhluk lain. Menurut Tasha, di belakang rumah kontrakannya terdapat pohon besar yang dihuni genderuwo, yang sering bolak-balik di tempat tersebut.

"Dan mungkin juga karena kita berisik, jadi dia merasa terganggu," ucap Tasha.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini