nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Villa Rosa Berhantu, Sosok Ini Selalu Mencari Tumbal!

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Kamis 25 Juli 2019 13:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 25 612 2083343 cerita-villa-rosa-berhantu-sosok-ini-selalu-mencari-tumbal-NCRp2OS99i.jpeg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Tempat angker memang bisa kita temukan di mana saja, termasuk di Kota Belimbing ini, kota Depok. Berada di daerah Sawangan, tempat bernama Villa Rosa ini disebut-sebut merupakan bangunan lama berhantu yang telah lama dihuni oleh makhluk astral yang tak kasat mata.

Hal tersebut dibuktikan oleh wanita indigo satu ini, Anna Octaria. Saat itu, wanita yang kerap dipanggil Anna ini sedang melakukan malih raga bersama teman-temannya. Dia mencoba mengeksplor tempat tersebut.

Saat Anna sedang mencoba berkomunikasi dengan penunggu di tempat itu, tiba-tiba ada sosok wanita yang memasuki raga Anna. Dalam pengelihatannya, wanita itu merupakan blasteran Belanda yang memiliki mata coklat, berkulit putih dan memakai kebaya Betawi. Sosok yang kerap dipanggil Nyai itu mengatakan bahwa dia membutuhkan tumbal untuk ketuanya pada bulan Agustus nanti.

"Jadi kita tuh berkonsentrasi kayak pindah ke tempat gitu, tubuh kita di sini tapi raga kita pindah ke sana. Bisa dibilang malih raga sih ya. Jadi aku ketemu sosok itu terus bilang kalo mau ke sini harus bawa oleh-oleh, dia maunya darah gitu katanya buat ketua kami gitu. terus tiba-tiba dia kan masuk raga aku ya, kayak kesurupan gitu," papar Anna kepada Okezone belum lama ini.

"Dia itu tegas, berwibawa tapi menghalalkan semua cara agar dia bisa sukses, karena dia enggak mau miskin. Dia tampilannya kayak pakai kebaya gitu, kebaya Betawi warna putih, pakai kain terus rambutnya selalu diuwel-uwel dicepol gitu, cakep. Matanya cokelat, kulitnya putih, bersih dan dia meninggal umur 40-an lah. Dia kemana-mana diantar ajudan-ajudannya gitu. Warna rambutnya cokelat tua dan mukanya lancip," lanjutnya.

 Ilustrasi

(Foto: Anna Octaria)

Untuk meyakinkan tim Okezone, Anna membuat ilustrasi sosok Nyai yang dia temui ditempat itu.

Ternyata, menurut penglihatan Anna, sebelumnya sosok wanita blasteran ini merupakan korban dari pesugihan. Sosok ini memiliki energi jahat dan hingga saat ini dia masih sering memberikan persembahan-persembahan untuk ketuanya. Mengambil kekayaan dengan cara yang tidak halal, kekayaannya pun tidak jelas berada di mana.

"Si wanita itu dulunya waktu aku liat, dia itu semi Belanda gitu, tadinya dia penguasa tanah di sana. Dia pengin sukses, pengin besar, tapi caranya salah. Sepertinya dia memuji iblis gitu, jadi kayak ada persembahan yang harus dia lakukan dulunya dan sampai sekarang dia sudah mati pun masih ada perjanjian persembahan gitu sama si ketuanya. Tiap periode harus ada persembahan atau ambil tumbal gitu," ujar Anna.

"Nah waktu aku kerasukan si wanita itu, dia bilang dia mau cari tumbal gitu bulan delapan. Katanya 'aku mau ambil tumbal atau aku mau bikin cacat orang' gitu," lanjutnya.

Melalui Anna, Nyai mengatakan bahwa dia membutuhkan darah muda dari seorang pemuda dan otak manusia untuk persembahan ketuanya.

"Si wanita itu bilang kita butuh darah muda, lain kali kita akan ambil yang muda untuk persembahan ketua kami, kita juga butuh otak manusia untuk ketua kami, gitu. Dia lebih suka laki-laki sih," ucapnya.

Anna mendeskripsikan bahwa wujud sang ketua memiliki rupa seperti siluman kelelawar dengan postur tubuh yang sangat besar serta memiliki aura jahat yang kuat. Di sela-sela bercerita, ternyata tiba-tiba Anna menghirup aroma busuk di ruangannya.

 Ilustrasi

"Ini aku lagi cerita kayak gini tiba-tiba ruangan aku bau telor busuk yang bau banget. Tapi enggak papa sih, udah biasa hehe," ucapnya dengan santai.

Anna mengakui bahwa rumah itu memang menyeramkan. Dia merasakan aura negatif dan mencengkam di dalamnya. Anna yang saat ini memiliki usaha ikan hias pun ternyata sempat ditawari ikan lele dari penunggu di sana. Walaupun begitu, Anna tetap menolak tawaran tersebut.

"Tapi di dalam rumah itu memang menyeramkan banget sih, jadi di bawah situ kan kayak ada basement ada sumurnya gitu kan. Dia bilang sih ke aku kayak 'Ayo Anna berteman dengan kita saya punya sesuatu buat kamu, saya punya lele purba buat kamu, gitu. Lele gaib, tapi aku enggak mau sih. Lelenya satu di sebuah kolam datar tapi kolamnya itu dalem kebawah gitu, nah di situ ada lele gaib besar warna hitam," ujarnya.

Di sudut lain, Anna mencoba menjajah jalanan di depan Villa Rosa itu. Anna mengatakan bahwa dia melihat ada sosok anak remaja yang kecelakaan di jalanan tersebut. Ketika dia bertanya kepada penjaga villa di sana, ternyata benar. Memang ada kecelakaan yang terjadi di jalanan tersebut.

"Kita ke depan Villa Rosa gitu kan, aku lihat sih di sana ada kecelakaan anak remaja, jatuh gitu. Konon katanya memang turunan itu angker ya, jadi dia jatoh di situ terus meninggal. Kemudian aku liat di situ ada arwah laki-laki muda, terus aku cross check lagi kan ke penjaga di situ dan katanya memang ada kecelakaan di situ, bahkan katanya sampai matanya copot."

Penjaga villa tersebut mengatakan bahwa setelah beberapa hari remaja itu meninggal, teman-temannya datang dan mencari mata pemuda tersebut. Dan akhirnya matanya pun ditemukan di selokan, dekat tempat kecelakaan terjadi dengan keadaan mata tersebut sudah dikelilingi banyak semut.

Saat tengah memindai lingkungan sekitar, Anna melihat sosok ibu-ibu yang tengah mengandung beberapa bulan berjalan kesana kemari di tempat tersebut. Anna pun bertanya kepada penjaga villa tersebut dan ternyata penglihatan Anna benar lagi. Konon ada orang yang memiliki gangguan jiwa dibakar di sana.

"Ada lagi, aku liat ibu-ibu hamil, mondar-mandir bolak-balik pakai daster tapi aku enggak bisa komunikasi. Ternyata memang benar, kata penjaganya waktu itu ada orang gila dibakar lagi hamil," ujarnya.

Ternyata di tempat ini memang sering sekali terjadi kecelakaan. Banyak truk-truk yang kehilangan arah dan berakhir tewas di tempat. Hal tersebut Anna ceritakan berdasarkan penglihatannya.

"Kenyataannya memang banyak kecelakaan di situ, bahkan ada supir truk yang langsung meluncur dari atas, kan itu turunan ya posisinya, meluncur tuh dia sampai nabrak ke pos satpam yang ada di sampingnya sampai akhirnya meninggal," papar Anna.

"Baru-baru ini ada juga sih kejadian. Tapi enggak terlalu deket sama turunan itu, sekitar beberapa kilometer gitu. Jadi ada truk juga, terperosok nabrak abang ojek online sampai abang ojolnya kejepit di bawah truk. Tapi aku belum tahu dia udah meninggal atau masih dalam kondisi kritis," lanjutnya.

Malam pun semakin gelap dan para penunggu villa pun sudah berteriak-teriak menyuruh Anna dan teman-temannya agar segera pergi dari tempat itu. Hingga akhirnya Anna rasa sudah cukup, mereka pun memutuskan untuk keluar dari tempat tersebut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini