Viral Remaja Trek-trekan di Kuburan, Ditunggu Sinetron Azabnya

Ayu Dita Rahmadhani, Jurnalis · Kamis 25 Juli 2019 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 25 612 2083465 viral-remaja-trek-trekan-di-kuburan-ditunggu-sinetron-azabnya-0cB02axmsO.jpg Balapan di Kuburan

Di era digital dan pesatnya perkembangan teknologi seperti pada saat ini, penyebaran informasi menjadi sesuatu hal yang sangat mudah dilakukan. Media sosial menjadi salah satu media penyebaran tersebut.

Zaman sekarang, banyak orang yang berlomba-lomba untuk membuat bermacam konten unik yang berbeda di media sosial agar viral dan terkenal.

Baru-baru ini warganet digemparkan dengan sebuah video unggahan di Instagram yang menampilkan anak baru gede (ABG) yang menaiki sepeda motor di kuburan.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @_infocegatansolo pada Rabu (24/7/2019), namun tidak ada keterangan di mana dan oleh siapa video itu dibuat.

Dalam video tersebut terlihat pemuda berbaju merah menjalankan motornya melewati gundukan makam, seperti sedang melakukan off road. Kemudian di belakangnya disusul oleh pemuda lain yang juga mengenakan baju merah mengendarai motornya dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Sedangkan sang perekam terdengar mengumpat dan tertawa terbahak-bahak saat melihat aksi dua pemotor tersebut.

Dengan cepat postingan tersebut menjadi viral dan menuai banyak respons dari netizen. Kebanyakan respons berupa kecaman dan doa agar kedua pemotor tersebut terkena azab.

"Rumangsane sokmben koe ra bakal mati po pye lee..😂" (menurutmu besok kamu tidak bakal mati apa gimana), tulis akun sabrinaolshop_skh.

"Ditunggu sinetron Azabnya" harap akun Cholil.7.

"Ditunggu video kesurupan trus minta maapnya akwkwkwkwk" tambah akun mhnfdhl27.

Setelah Okezone telusuri pada Kamis (25/7/2019), ternyata terungkap bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, seperti dalam unggahan dan keterangan akun Instagram Lambe_turah.

Diketahui juga, empat remaja yang diduga sebagai pelaku, perekam, dan penyebar video tersebut telah meminta maaf. Dalam video yang diunggah, keempat remaja tersebut mengakui kesalahan dan menyesali perbuatannya. Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini