nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gaya Hidup Pertemanan Tidak Sesuai Budget, Tinggalkan Atau Tetap Diam?

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 26 Juli 2019 14:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 26 196 2083895 gaya-hidup-pertemanan-tidak-sesuai-budget-tinggalkan-atau-tetap-diam-HI0QXxEClZ.jpg Gaya hidup teman tak sesuai budget (Foto : Money)

Dalam sebuah pertemanan, tentunya akan selalu ada permasalahan yang muncul. Terkadang permasalahan bukan hanya sekadar sifat buruk dari teman, melainkan juga gaya hidup masing-masing orang.

Ya, terkadang ada orang yang terjebak dalam lingkaran pertemanan yang gaya hidupnya mewah, padahal dia sendiri tidak memiliki cukup uang untuk mengikutinya. Bila sudah begitu, tak menutup kemungkinan orang tersebut melakukan berbagai cara untuk mendapatkan banyak uang.

Entah itu meminjam orang lain, menggunakan tabungan, atau bahkan yang tergolong nekat seperti mencuri. Semuanya dilakukan agar ia tidak dikucilkan oleh lingkaran pertemanannya. Namun, apakah harus demikian?

belanja dong

Menurut psikolog klinis dewasa, Arrundina Puspita Dewi, M.Psi, tetap bertahan dalam lingkaran pertemanan yang gaya hidupnya mewah tidak masalah. Sebab dalam pertemanan ada kebutuhan emosional yang juga terpenuhi sehingga memberi kenyamanan dalam diri seseorang. Hanya saja, jangan lupa untuk membuat batasan bagi diri sendiri.

"Ketika pertemanan justru lebih banyak merugikan dan destruktif karena ada kebiasaan yang tidak bisa diikuti, tanyakan pada diri sendiri, 'Sebenarnya apa yang didapatkan dari pertemanan ini? Sebandingkah kebutuhan yang terpenuhi dengan apa yang dilakukan atau dikorbankan?' Jika tidak, jelaskan ke teman kalau ada hal-hal atau kebiasaan yang tidak bisa diikuti," tutur Arrundina sewaktu dihubungi Okezone melalui pesan singkat belum lama ini.

Dirinya mengatakan, teman yang baik akan memahami keadaan yang dialami oleh temannya. Mereka akan tetap menerima kondisi temannya dan tetap menjaga hubungan.

Namun bila yang terjadi adalah sebaliknya, di mana teman tersebut malah menjauh karena ada seseorang yang tidak bisa mengikuti gaya hidup di lingkaran pertemanan tersebut, maka tidak ada salahnya untuk ditinggalkan.

hobi belanja

"Hal itu bisa dijadikan alarm bahwa pertemanan yang terjalin selama ini tidak sehat. Dalam gaya hidup pertemanan, memang harus dibuat prioritas, mana kebutuhan primer, mana yang tersier. Jangan sampe yang tersier mengganggu yang primer," pungkas Arrundina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini