nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warna-warni ASEAN di Solo Batik Carnival, Penampilan Ganjar Pranowo Curi Perhatian

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 20:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 27 194 2084451 warna-warni-asean-di-solo-batik-carnival-penampilan-ganjar-pranowo-curi-perhatian-U91sTvTm3C.jpg Penampilan Ganjar Pranowo di Solo Batik Carnival (Foto : Bramantyo/Okezone)

Solo Batik Carnival (SBC) yang menapaki tahun ke XIII tampil beda. Pada tahun ini, SBC tak hanya mengusung busana warna-warni Nusantara saja, namun juga dimeriahkan dengan tampilan karya busana representasi dari negara-negara ASEAN.

Dalam kirab Solo Batik Carnival XII yang masih menjadi sorotan masyarakat kota Solo, ada 11 peraga busana meggenakan dresscode yang menunjukkan kemegahan-kemegahan kostum representasi dari 11 negara di Asia Tenggara.

Bahkan Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun ikut dalam kemeriahan Solo Batik Carnival dengan mengenakan pakaian adat dari kostum dari Timor Leste.

Begitu pula dengan Wakil Walikota Solo Ahmad Purnomo dan staf Ahli Bidang Multikultur Kemenpar RI Hesti tak mau kalah dengan Ganjar. Keduanya kompak menggunakan pakaian adat dari negara Thailand.

ganjar pranowo baju adat

Pantauan Okezone, ketiganya berangkat dari Lodji Gandrung, rumah Dinas Walikota yang hanya berjarak 200 meter dari Stadion Sriwedari dengan berjalan kaki. Meski terlihat agak keberatan dengan pakaian yang dikenakan, namun ketiganya berusaha menyapa masyarakat kota Solo di lokasi pembukaan Solo Batik Carnival..

Pembukaan SBC ditandai dengan pemakaian mahkota dengan aksen janur pada dua maskot SBC, yaitu loro blonyo (pasangan pengantin Jawa).

Kepada awak media, Ganjar mengatakan Kota Solo sebagai salah satu tujuan wisata andalan di Jawa Tengah yang memiliki ciri khas peninggalan budaya leluhur yakni Batik.

Solo Batik Carnival

Tak hanya itu saja, sejauh ini, ungkap Ganjar, kota Solo memiliki agenda wisata paling banyak. Dan kota Solo masuk dalam Kabupaten/Kota yang memilik agenda wisata paling banyak di Jawa Tengah. Ada sekitar 60 agenda wisata dalam setiap tahunnya.

"Jadi kalau ada banyak orang piknik, maka wajar kalau datang ke Solo pulangnya 'mrenges' (berbahagia) maka target itu tercapai. Namun jika wisatawan pulang sedih maka salah destinasi wisatanya," ucap Ganjar dalam sambutannya, Sabtu (27/7/2019).

SBC tahun 2019 ini mengambil tema "Suvarna Bhumi the Golden of ASEAN". Suvarna Bhumi memiliki arti "Negara Emas". Sehingga melalui even ini sekaligus sebagai penegas bila negara-negara di Asia Tenggara ini bagaikan "emas" yang berharga.

Solo Batik Carnival megah

SBC XII tahun 2019 ini menampilkan ragam kostum dari 11 defile negara se Asia Tenggara. Diantaranya Indonesia (Wonderful Indonesia), Filipina (Kay Ganda Philippines), Malaysia (Truly Asia), Myanmar (Be Anchented, Myyanmar), dan Brunei Darussalam (The Greean Heart of Borneo).

Solo Batik Carnival ramai

Kemudian Laos (Simply Beatiful Laos), Vietnam (Times Charm, Vietnam), Kamboja (Kingdom of Wonder Kambiodia), Timor Leste (Being Fists Has Its Rewards), Thailand (Amazing Thailand) dan Singapura (Passion Made Passible).

1
3

Berita Terkait

Solo Batik Carnival

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini