nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Jenis Jamu Tradisional dan Khasiatnya, Dijamin Bikin Kamu Puas!

Annisa Aprilia Nilam Sari, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 13:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 27 481 2084336 mengenal-jenis-jamu-tradisonal-dan-khasiatnya-dijamin-bikin-kamu-puas-qcDcsiDK7v.jpg Temulawak untuk jamu (Foto: Pixabay)

Jamu merupakan obat tradisional dari Indonesia. Jamu saat ini populer dengan sebutan herbal dikalangan masyarakat.

 Bahan jamu

Terbuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah, jamu memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh kita.

Meski sudah banyak jamu kemasan dari pabrik yang hadir di pasaran, namun banyak juga jamu racikan alami yang masih digemari di pasaran. Ini 6 jenis jamu dan manfaatnya yang baik bagi kesehatan.

1. Beras Kencur

Jenis jamu yang satu ini adalah yang paling populer di kalangan masyarakat. Biasanya sih, orang-orang meminumkan beras kencur pada anak mereka agar lebih nafsu makan. Komposisi alaminya terbuat dari beras, kencur, jahe dan gula merah. Bahan-bahan lain adalah biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulogo dan lain-lain. Khasiatnya selain menambah nafsu makan juga untuk membuat tubuh lebih bugar dan meredakan pegal-pegal.

2. Temulawak

Jamu temulawak dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan pegal-pegal dan gejala masuk angin, dan berbagai penyakit lainnya seperti maag, sakit kepala, gangguan ginjal dan empedu, kembung, juga untuk mencegah jerawat. Jamu ini terbuat dari temulawak yang ditambahkan dengan asam jawa, gula aren, daun pandan, dan jinten.

3. Kunyit Asam

Untuk Anda yang sering mengalami nyeri saat haid, jamu kunyit asam bisa dijadikan pereda sakit alami. Selain untuk pereda nyeri perut, kunyit asam juga dipercaya bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh alias detoksifikasi, membuat kulit makin cerah, meredakan panas dalam, dan bisa untuk menurunkan berat badan. Sesuai namanya, jamu ini dibuat dari kunyit dan asam jawa yang diberi tambahan rempah lain seperti temulawak, biji kedawung, dan gula merah

4. Jamu Brotowali atau Pahitan

Brotowali mengandung alkaloid barberin dan columbina yang berfungsi sebagai pembunuh bakteri pada luka. Selain itu zat pikroretin merupakan zat yang memberikan rasa pahit pada brotowali yang dapat merangsang kerja urat saraf dan menjadikan sistem pernafasan dapat bekerja dengan baik, bersamaan dengan zat palmatin, glikosida, harsa, kolulin, dan zat pati. Walaupun rasanya pahit, ternyata brotowali menyimpan banyak manfaat.

5. Gepyokan atau Uyup-Uyup

Bagi Anda yang baru lahiran dan sedang menyusui si kecil, jamu gepyokan ini dipercaya sangat berkhasiat untuk menjaga ketahanan tubuh dan meningkatkan produksi ASI loh. Gepyokan juga dipercaya bisa mengatasi masalah bau badan. Jamu ini terbuat dari jahe, temulawak, katuk, temugiring, kencur, gula aren, garam, dan lain-lain.

6. Daun Beluntas

Daun beluntas yang merupakan sebuah tanaman kecil yang banyak ditemukan di kawasan yang dekat dengan pantai. Bagi Anda yang mempunyai masalah pegal-pegal, daun ini dapat mengurangi pegal linu. Selain itu, daun beluntas dapat memghilangkan bau badan, meredakan nyeri pinggang, dan mengatasi perut kembung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini