Share

Kaus Babi Lionel Messi Bikin Warga China Geram

Intan Afika Nuur Aziizah, Okezone · Senin 29 Juli 2019 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 28 194 2084738 kaus-babi-lionel-messi-bikin-warga-cina-geram-vbBIuO5DRY.jpg Kaus Lionel Messi bikin warga Cina geram (Foto: Twitter)

BINTANG sepakbola Argentina, Lionel Messi, kembali menjai sorotan. Kali ini bukan tentang sepak bola, melainkan karena kaus bergambar kartun babi dari produk Dolce & Gabbana (D&G) yang ia pakai. Produk rumah mode Italia itu ternyata sudah lama jadi sorotan warga China karena dianggap menyinggung kebudayaan bangsa Tiongkok.

Dilansir dari laman Sputnik pada Senin (29/07/2019), kaus tersebut ternyata seharga 500 USD atau sekitar Rp7 juta. Pasalnya ia memakai kaus bergambar babi itu ketika ia tiba di ibukota Catalan bersama keluarganya, mungkin Lionel Messi tidak tahu bahwa kausnya itu membuat beberapa orang China kesal.

Pada Februari 2019, Dolce & Gabbana telah merilis kaus dalam rangka merayakan “Tahun Babi” dalam budaya China. Rumah mode Italia itu memproduksi lima t-shirt, mulai dari $ 440 hingga $ 590 atau setara dengan Rp 6juta hingga Rp 8 juta. kaus itu diembos dengan gambar kartun babi, logo D&G dan segepok uang untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

 Kaus Lionel Messi

Terdapat beberapa laporan dan unggahan di media sosial bahwa banyak orang-orang yang mengejek harga dan desain dari kaus yang dikenakan Lionel Messi. Selain itu juga banyak yang mengatakan bahwa D&G melihat pasar China sebagai "babi dengan uang".

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

D&G ternyata sudah jadi sorotan di China pada November 2018 ketika iklan kampanyenya tayang yang menampilkan model China mengacaukan makanan Italia dengan sumpit. Selain itu juga ada dugaan kata-kata anti-China oleh salah satu pendiri D&G, Stefano Gabbana.

Video-video itu sebenarnya dimaksudkan untuk mempromosikan "The Great Show", yang ditagih oleh rumah mode terkenal sebagai "penghormatan kepada Cina". Namun, video itu malah dianggap menggurui dengan narator menyarankan "untuk tidak menggunakan sumpit sebagai pisau", tetapi sebaliknya menanganinya "seperti tang".

Kata-kata itu dengan cepat beredar di media sosial dan banyak yang mengkritiknya karena terdengar rasis. Hal itu diduga mendorong Gabbana untuk memberi label China "negara tujuan" dengan "mafia berbau kotor yang tak dikenal", dalam postingannya di media sosial . Ia juga menggunakan 5 emoji kotoran dalam postingannya itu. Hal itu pun memicu kemarahan orang-orang. Meskipun demikian, pada saat itu Gabbana membantah dan mengklaim akunnya telah diretas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini