nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menikah Muda, Begini Cara Alvin Faiz Mengurus Anak

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Rabu 31 Juli 2019 08:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 30 196 2085649 menikah-muda-begini-cara-alvin-faiz-mengurus-anak-UOo8aFdFWp.jpeg Keluarga Muhammad Alvin Faiz (Foto: Hana Futari/Okezone)

Menjadi ayah yang baik itu tidak mudah. Seorang ayah yang baik harus bisa selalu berada di samping anak dan menjadi sosok yang disiplin serta patut dicontoh bagi anak. Apalagi jika memiliki anak dari pernikahaan di usia muda. Seperti yang dirasakan oleh Muhammad Alvin Faiz.

Alvin Faiz adalah putra Almarhum Ustadz Arifin Ilham yang telah menikahi seorang mualaf keturunan Tionghoa, Larissa Chou. Dari pernikahannya tersebut mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Muhammad Yusuf Alvin Ramadhan.

Menurut Alvin, hal yang dibutuhkan dari seorang anak sebenarnya adalah waktu. Sesibuk apapun orangtua mereka harus bisa meluangkan waktunya untuk menemani sang anak. Alvin mengatakan bahwa orangtua adalah sekolah pertama untuk sang anak. Karena anak akan mengikuti dan melakukan apapun yang orangtuanya ajarkan.

 Pria berbaju putih

"Yang anak butuhkan itu sebenarnya waktu. Banyak orangtua yang sibuk dan tidak peka untuk meluangkan waktunya untuk anak. Sesibuk-sibuknya orangtua pokoknya harus bisa meluangkan waktu untuk anaknya. Saya bisa melihat kalau Yusuf ini sebenarnya hanya membutuhkan waktu bersama orangtua, dia ketawa, main-main gitu sama kita," ucap Alvin Faiz saat berkunjung ke Redaksi Okezone di Gedung Inews Center, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juli 2019.

Ia juga mengaku merasakan rumah tangganya bagaikan surga setelah kehadiran sang anak. Ia merasa hari-harinya lebih terisi.

 Keluarga kecil

"Yang harus dicatat adalah anak itu kan sekolah pertamanya ini kan orangtua. Bukan TK, bukan SD karena dia akan mengikuti apapun yang orangtuanya lakukan. Dia akan mengikuti apa yang orangtuanya ajarkan dan yang orangtuanya bimbing," lanjutnya.

Alvin Faiz pun menyadari bahwa kehadiran anak mengubah semuanya. Dia yang dulu sering disibukkan dengan jadwal mengisi acara hingga terkadang pulang larut malam, kini memilih mengurangi jadwal tersebut dan meluangkan waktunya untuk sang anak. Bahkan Alvin sendiri tidak mau anaknya tertidur sebelum dirinya kembali ke rumah.

"Dulu saya sibuk isi acara ya, sering keluar kota keliling Indonesia. Tapi setelah saya punya anak itu saya satu tahun enggak mau isi acara. Karena saya enggak bisa ninggalin anak," ujarnya.

Sebelum mengakhiri perbincangan, Alvin mengatakan bahwa terlepas dari usia baik menikah muda maupun tua, hal yang harus diperhatikan dalam pernikahan adalah kesiapan mental. Karena menikah tanpa persiapan mental akan membahayakan kehidupan rumah tangga.

Pasangan yang menikah tanpa persiapan matang akan berpotensi mengalami konflik yang terus-menerus dan mungkin bisa berakhir dengan perceraian. Karena itulah Alvin menegaskan bahwa kesiapan mental adalah hal pertama yang harus dipertimbangkan sebelum menikah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini