nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Turis India Curi Barang di Bali, Kini Ada Video Parodinya!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 31 Juli 2019 00:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 30 406 2085645 heboh-turis-india-curi-barang-di-bali-kini-ada-video-parodinya-Hif0tpREsw.jpg Video barang-barang hotel yang tidak boleh dibawa pulang (Foto: Ixigo/Youtube)

Kasus pencurian yang dilakukan oleh turis India di Bali, ternyata sudah tersebar luas di negara asal mereka. Salah satu e-commerce perjalanan India, Ixigo, sampai memparodikan aksi mereka dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube resminya.

Dalam unggahan video berjudul 'What not to take from a hotel room' itu, tampak seorang wanita India tengah memperagakan parodi terkait barang-barang apa saja yang boleh diambil pengunjung dari kamar hotel. Mulai dari sikat gigi, penutup kebala, moisturizer, sisir, korek kuping, hingga sabun.

Tak beberapa lama, wanita itu kembali menjelaskan bahwa barang-barang berharga seperti hair dryer, handuk, setrika, gelas hingga teko seduh masuk dalam kategori barang yang tidak boleh diambil oleh pengunjung.

 Barang-barang hotel

Ia kemudian melanjutkan aksinya dengan menunjukkan beberapa barang lain yang boleh dibawa pulang dan tidak akan merugikan pihak hotel. Antara lain, sabun mandi, shampo, conditioner, tisu toilet, alat cukur, teh dan kopi sachet, serta sandal berbahan kain (slipper) yang biasanya memang disediakan pihak hotel untuk para pengunjung.

Menjelang akhir video, wanita itu sukses membuat netizen tertawa terbahak-bahak ketika melihat tingkah lakunya yang super kocak. Bagaimana tidak, ia mencoba memasukkan beberapa benda berukuran besar ke dalam kopernya seperti televisi, lampu kamar, meja, kursi, hingga lukisan yang tertempel di dinding ruangan.

Tanpa diberitahu pun, sudah jelas-jelas bahwa benda tersebut tidak diperkenankan untuk dibawa pulang. Alhasil, aksi dan tingkah laku wanita di video parodi itu mengundang perhatian netizen untuk melontarkan komentar ajaib mereka. Apalagi setelah video diunggah ulang oleh akun Facebook Muhanto Hatto.

 

"Ini mau nginep atau mau maling?? Kira-kira bisa balik modal biaya nginep enggak kalau smeua diambil seperti di clip video?," tulis akun Hermawan Sejahtera.

"Next perlu yang versi pesawat. Sampai sekarang gue masih ragu peralatan makan dll itu boleh dibawa pulang atau enggak," tulis akun Nino Valerino.

"Di kebanyakan tempat turis India memang seperti itu. Pernah dengar juga sampai ke Singapura pun kayak gitu," tulis akun Brian Purniawan.

"Kasian turis India.. Padahal masih banyak yang baik-baik. Kalau cerewetnya emang sih haha," tulis akun Karmana I Wayan.

Bagi Anda yang belum paham maksud dan tujuan video parodi ini dirilis, akhir pekan lalu beredar sebuah video viral yang menampilkan seorang petugas hotel sedang menggeledah koper milik rombongan turis India. Tindakan tersebut dilakukan setelah pihak hotel mendapati bahwa mereka telah kehilangan sejumlah barang.

Meski sempat terlibat adu mulut, petugas hotel akhirnya berhasil menemukan benda-benda yang dicuri oleh rombongan turis India tersebut. Tak tangggung-tanggung, mereka menemukan perlengkapan amenitas seperti sabun, sampo, lotion, hingga benda-benda berharga lainnya termasuk hair drayer dan hiasan kamar.

Berdasar hasil penelusuran Okezone, insiden ini terjadi di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Gianyar, Bali, yakni The Royal Purnama. Menurut salah seorang sumber terpercaya, kejadian bermula dari kecurigaan pihak hotel yang tengah melakukan pemeriksaan kamar pada pukul 10.00 WITA, tepat sebelum rombongan turis India itu check out.

Mereka mengaku terkejut ketika mendapati bahwa beberapa barang berharga di dalam kamar seperti speaker, hanger, gelas, dan interior room hilang tanpa jejak.

Untungnya, travel agent yang membawa turis India tersebut memiliki hubungan kedekatan dengan sang manager hotel. Mereka sepakat melakukan penggeledahan hingga berhasil menemukan barang bukti. Pada akhirnya, pihak hotel dan turis tersebut berdamai dengan sejumlah prasyarat, termasuk membayar ganti rugi senilai Rp3,5 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini