nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayinya Kena Body Shaming, Tasya Kamila: Mulut Netizen Kelewat Batas!

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 05:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 31 196 2086113 bayinya-kena-body-shamming-tasya-kamila-mulut-netizen-kelewat-batas-La6XaEHiPx.jpg Tasya Kamila. (Foto: Instagram)

MENJADI ibu muda di era digital, banyak tantangan dan pengalaman buruk yang dialami Tasya Kamila. Dia di-bully Netizen, karena kasus baby shamming di media sosial.

Seorang Netizen berkomentar negatif terkait fisik bayinya, karena jidatnya dibilang terlalu lebar. Tasya Kamila pun kesal atas perlakuan Netizen yang telah menyakiti hatinya.

Menurutnya, Netizen di media sosial terkadang tidak terkontrol kelakuannya. Akhirnya dia merasa tersinggung, apalagi menyangkut privasi anak.

"Sangat disayangkan ya, mulut-mulut netizen dan jari-jari netizen kadang suka kelewat batas gitu ya. Masa bayi aja dijulitin gitu. Saya sih kesal, tapi ya sure, cuma gimana kalau ada orang enggak bisa balik dari kekesalan itu," ucap Tasya ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu 31 Juli 2019.

View this post on Instagram

Dulu aku pernah denger katanya kalau bayi nangis, mending dibiarin aja biar ga jd manja, sekalian latian buat paru2nya. Tapi, ternyata aku belajar bahwa bayi yg menangis itu harus segera ditanggapi karena menangis adalah satu2nya cara bayi komunikasi kepada kita, ngasih tau kalau dia lapar, nggak nyaman, atau mungkin bosan. Aku baca di @nutriclub_id, katanya penelitian menunjukkan bahwa bayi yang direspon dengan cepat ketika menangis, maka ia akan lebih sedikit menangis di usia batita. Untuk itu, supaya bayi merasa aman dan nyaman, segeralah merespon tangisannya dengan dekapan atau pelukan lembut, dan cari tahu penyebab kenapa bayi menangis. Waah emang ya kita sebagai Mama harus rajin2 cari tau ttg parenting dari sumber2 yg terpercaya. Nah, apalagi sekarang sudah ada The Parents’ Guide Academy! Microsite dari @nutriclub_id ini aku mendapatkan informasi dalam bentuk ebook, video series dan artikel terupdate tentang tumbuh kembang si Kecil yang telah divalidasi oleh para expert. Selain itu, di sini juga ada fitur interactive milestone yang membuat aku memahami setiap proses perkembangan si Kecil dari mulai proses persalinan hingga ia berusia satu tahun. Yuk, Ma check di http://bit.ly/TheParentsGuideAcademy sekarang! #TheParentsGuideAcademy #ParenthoodJourney #OrangtuaVersiTerbaik

A post shared by Tasya Kamila (@tasyakamila) on

Tasya Kamila keheranan saat ada Netizen yang sengaja melakukan body shamming, apalagi terhadap bayi. Dia tak tahu atas tujuan apa yang dilakukan seseorang di media sosial.

"Buat apa sih komentari fisik bayi gitu sebenarnya. Kenapa sih kok orang lakukan body shamming bayi, apa sih yang ada di pikirannya. Ini bayi lho. Kalau misalkan orang dewasa ya sudahlah, mungkin orangnya iseng. Tapi ini ke bayi itu sih yang bikin saya geregetan," ungkapnya.

Dia bahkan menyadari, ketika seorang ibu disinggung masalah anak jelas kecewa. Apalagi mengurus bayi itu urusannya tidak mudah dan merepotkan. Tidak heran, jika akhirnya Tasya Kamila berusaha melindungi privasi sang bayi.

Seorang ibu, menurutnya, butuh dukungan dan semangat besar dari orang lain. Terlebih saat kondisi bayinya dalam kondisi tidak aman, yang membuatnya semakin khawatir.

"Ibu-ibu itu sangat butuh support dari semua orang. Karena mengurus bayi itu juga enggak mudah. Jadi ibu itu banyak insecurity-nya gitu kan. Insecure 'aduh anak gue sudah sehat belum ya' 'aduh anakku bisa cerdas enggak ya', 'aduh anakku beratnya sudah pas belum ya', jadi begitu banyak kekhawatiran. Jadi jangan ditambah dengan komentar-komentar negatif yang enggak perlu," curhatnya.

Dia pun berusaha cuek saat si kecil privasinya disinggung. Apa ya yang dilakukan Tasya Kamila saat ini?

"Menurut saya jangan segan minta bantuan, jangan dipendam gitu ya. Butuh support system juga, dari keluarga untungnya banyak yang enggak nyinyir," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini