nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meluncur dari Perosotan Tertinggi di Eropa, Rahim Wanita Ini Robek Sepanjang 7 Cm

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 31 Juli 2019 14:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 31 612 2085841 meluncur-dari-perosotan-tertinggi-di-eropa-rahim-wanita-ini-robek-sepanjang-7-cm-n6qaQeISwN.jpg Rahim wanita ini robek usai meluncur dari perosotan (Foto: Asiaone)

BERKUNJUNG ke wahana bermain air tentu bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan libur akhir pekan. Namun, jika tidak berhati-hati maka risiko yang tak terduga bisa menimpa diri Anda. Seperti kisah mengerikan yang dialami oleh Toni Steedman, rahim wanita iniĀ  robek 7 sentimeter usai bermain perosotan.

Entah apa yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi, namun ia mengalami pendarahan hebat di bagian rahim usai meluncur. Darah tersebut mengucur deras disebabkan oleh robeknya rahim Steedman yang terjadi pada 2017 lalu.

Singkat cerita, ibu dari dua orang anak tersebut mengajak keluarganya untuk berlibur menuju Tenerife, Spanyol dalam rangka merayakan ulang tahunnya. Mereka pun memutuskan untuk menghabiskan waktu di Aqualand Park yang terkenal akan perosotannya.

Sebagaimana diketahui, di tempat tersebut terdapat sebuah wahana seluncur air yang disebut dengan Kamikaze. Seluncuran tersebut memiliki sudut vertikal hingga 22 meter yang menjadikannya sebagi seluncur air tertinggi di Eropa. Namun, bukannya membawa kebahagiaan, seluncuran yang curam itu justru hampir merenggut nyawanya.

Perosotan

Kabarnya kecepatan luncur yang sangat cepat membuat air menekan masuk ke dalam bagian tubuhnya. Saking kerasnya tekanan air membuat rahimnya mengalami robek hingga mencapai tujuh centimeter.

"Perosotan itu sangat cepat dan ketika saya mengenai air di bagian bawah, saya merasakan sesuatu yang meledak dalam diri saya. Ketika saya berdiri, saya merasa seolah-olah ingin ke toilet. Namun ketika saya bergerak, darah mulai mengalir di antara kaki yang membuat jalan setapak saat berjalan dari kolam," tutur Steedman, sebagaimana dilansir Asia One, Selasa (30/7/2019).

Tentu hal ini membuat panik dirinya beserta beberapa pengunjung kolam lainnya. Ia pun lantas segera dilarikan menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Para dokter berusaha untuk menghentikan pendarahan hebat yang disebabkan oleh kerobekan rahim yang dialaminya.

"Saya langsung dibawa ke rumah sakit, di aman para dokter dengan cepat menghentikan pendarahan dan memberinya tiga kantong transfusi darah. Saya kemudian dikirim ke rumah sakit yang lebih besar di utara di mana menjalani operasi untuk memperbaiki rahimnya yang sobek," tuntasnya.

rahim

Parahnya cedera yang dialami oleh Steedman membuat ia tidak bisa meninggalkan negara tersebut selama lebih dari seminggu. Ia juga tidak bisa bekerja selama dua bulan karena harus menjalani pemulihan dengan sempurna. Mirinya Steedman tidak dapat mengklaim asuransi karena dia tidak memberitahu pihak asuransi tentang perjalanannya ke luar negeri.

lebih lanjut Steedman mengaku kejadian tersebut bisa terjadi karena pihak penjaga tidak memberitahukannya tentang prosedur keamanan yakni dengan menyilangkan lengan dengan kakinya. Ternyata kasus kecelakaan di Aqualand Park bukan hanya menimpa Steedman, pada 8 Juli 2019 seorang pria mengalami cedera patah tulang leher ketika meluncur di Kamikaze. Kala itu kepalanya menabrak air dengan kecepatan tinggi yang mematahkan beberapa ruas tulang belakangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini