nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agung Hercules Meninggal Dunia Akibat Kanker Otak, Kenali Gejala Awalnya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 17:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 01 481 2086497 agung-hercules-meninggal-dunia-akibat-kanker-otak-kenali-gejala-awalnya-IHp6RXNCH6.jpg Agung Hercules (Foto: agunghercules88/Instagram)

Agung Hercules dikabarkan meninggal dunia hari ini, Kamis (1/8/2019). Menurut beberapa sumber, Agung meninggal dunia sekira pukul 16.00 sore akibat kanker otak.

Informasi mengenai Agung Hercules yang terkena kanker otak ini sudah tersebar di media sosial. Tapi, Agung sempat menutupi karena suatu alasan. Namun, penyakit tersebut yang akhirnya merenggut nyawa penyanyi sekaligus komedian bertubur kekar tersebut.

Terlepas dari kabar duka ini, dalam video yang diunggah di Agung Hercules TV, sang istri, Mira Rahayu menjelaskan tanda awal penyakit serius suaminya tersebut.

 Artis

"Awalnya kita tidak pernah ada kecurigaan apa-apa, tidak pernah merasakan apa-apa. Tapi, tiba-tiba Mas Agung kesusahan dalam menyampaikan kata-kata," kata Mira daam video tersebut.

Tanda tersebut semakin jelas ketika Agung sudah menuliskan kalimat apa yang dia mau ucap, tapi begitu diucapkan ada yang salah, ada yang keselimpet. Mira melanjutkan, biasanya Agung itu cerewet, tapi tiba-tiba kalau ngomong suka kepotong-potong.

Penyakit glioblastoma yang merenggut nyawa Agung Hercules

Kanker otak stadium 4 yang dialami Agung dalam istilah medis biasa disebut dengan nama glioblastoma. Penyakit ini adalah jenis kanker agresif yang dapat terjadi di otak atau sumsum tulang belakang.

 Artis meninggal

Dikutip Okezone dari Mayo Clinic, glioblastoma biasa menyerang orang yang berusia tua dengan gejala yang timbul ialah sakit kepala, mual, muntah-muntah, bahkan kejang yang membuat tubuh semakin buruk kondisinya.

Ketika Anda merasa ada gejala di atas dan terjadi secara tiba-tiba, untuk mendapatkan diagnosa yang pasti, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan.

1. Pemeriksaan neurologis

Selama pemeriksaan neurologis, dokter akan bertanya tentang tanda dan gejala Anda. Ia dapat memeriksa penglihatan, pendengaran, keseimbangan, koordinasi, kekuatan, dan refleks Anda. Masalah pada satu atau lebih area ini dapat memberikan petunjuk tentang bagian otak Anda yang dapat dipengaruhi oleh tumor otak.

 

2. Tes pencitraan

Tes pencitraan dapat membantu dokter menentukan lokasi dan ukuran tumor otak Anda. MRI sering digunakan untuk mendiagnosis tumor otak, dan dapat digunakan bersama dengan pencitraan MRI khusus, seperti MRI fungsional dan spektroskopi resonansi magnetik. Tes pencitraan lain mungkin termasuk CT dan positron emission tomography (PET).

3. Menghapus sampel jaringan untuk pengujian (biopsi)

Biopsi dapat dilakukan dengan jarum sebelum operasi atau selama operasi untuk mengangkat glioblastoma Anda, tergantung pada situasi khusus Anda dan lokasi tumor Anda. Sampel jaringan yang mencurigakan dianalisis di laboratorium untuk menentukan jenis sel dan tingkat agresivitasnya.

Tes khusus sel tumor dapat memberi tahu dokter Anda jenis-jenis mutasi yang diperoleh sel. Ini memberi petunjuk kepada dokter Anda tentang prognosis Anda dan dapat memandu pilihan perawatan Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini