nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Rehab Robotik Canggih untuk Pasien Stroke

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 11:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 02 481 2086800 mengenal-rehab-robotik-canggih-untuk-pasien-stroke-n3cZFsRyZt.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PASIEN stroke akan mengalami fase di mana mereka ingin bisa kembali "hidup" layaknya manusia normal. Tapi, penyembuhan yang terus dilakukan mesti diimbangi dengan rehabilitasi yang mumpuni.

Tahapan rehabilitasi ini yang menjadi fase penting dalam mengembalikan fungsi tubuh. Jadi, yang sebelumnya sulit bergerak karena lumpuh atau tidak ada kemampuan untuk menggerakkan tangan, menjalani rehabilitasi akan mengatasi masalah tersebut.

Nah, jika bicara mengenai rehabilitasi pasien stroke, maka Anda akan dihadapkan pada cara konvensional. Di mana terapis akan membantu pasien stroke untuk bisa kembali berjalan dengan terapi yang diberikan. Pun pada masalah lumpuhnya fungsi gerak tangan.

Tapi, apakah cara konvensional efektif mengembalikan fungsi gerak? Dokter Spesialis Saraf dr. Sukono Djojoatmodjo, Sp.S, menjelaskan, dalam rehabilitasi stroke, yang mesti diperhatikan adalah repetisi yang terus berulang dan tindakan secara konsisten.

Nah, jika bicara mengenai rehabilitasi pasien stroke, maka Anda akan dihadapkan pada cara konvensional.

Dalam tahapan rehabilitasi pasien stroke, akan ada fungsi neuroplastisitas di mana ini adalah kemampuan otak melakukan reorganisasi dalam bentuk interkoneksi baru pada sel saraf.

"Jadi, dengan neuroplastisitas inilah sel saraf di otak beradaptasi dan menyesuaikan fungsinya sebagai respons terhadap situasi baru atau perubahan yang terjadi," terangnya pada Okezone.

Nah, terkait dengan repetisi yang berulang dan konsistensi yang baik, pada rehabilitasi konvensional, neuroplastisitas dinilai kurang maksimal. Sebab, jika bicara tenaga manusia, ada kekurangan. Contoh sederhananya, konsistensi tidak bisa sama setiap kali tindakan.

Karena itu, bagi dr. Sukono, rehabilitasi pasien stroke yang optimal itu dengan bantuan robotik. Repetisi dan konsistensi yang sangat terjaga memaksimalkan rehabilitasi pasien stroke.

epetisi dan konsistensi yang sangat terjaga memaksimalkan rehabilitasi pasien stroke.

Dalam upaya rehabilitasi robotik, ada beberapa teknik yang diberikan dan semuanya punya fungsinya masing-masing. Dokter Sukono menjelaskan kalau robotik ini bisa memaksimalkan kembalinya fungsi tubuh pasien stroke karena capaian neuroplastisitasnya stabil dan maksimal.

"Ada beberapa keuntungan dari robotik ini, seperti pasien bisa dilatih sedini mungkin bahkan pasca keluar dari rumah sakit. Ini karena alat robotik dapat menyanggah beban berat badan pasien sehingga memudahkan pasien stroke bisa kembali berjalan," paparnya.

Selain itu, alat robotik juga menjamin keselamatan pasien dan kemajuan latihan pasien dapat tercatat dengan terukur sehingga mudah untuk dilakukan evaluasi. Di sisi lain, terapis tetap diperlukan untuk mengamati pasien dan memaksimalkan fungsi robotik tersebut.

Rehabilitasi robotik pun memiliki berbagai jenis dan fungsinya masing-masing. Dokter Sukono coba menjelaskannya khusus untuk Anda dan berikut ulasannya:

1. Robotik Lomomat

Robotik Lokomat memiliki fungsi untuk mengembalikan pola jalan normal dan melatih keseimbangan jalan dengan terapi seperti berjalan di atas treadmill. Terapi ini dibantu penopang berat badan, sehingga pasien dapat dengan mandiri berlatih tanpa takut terjatuh. Selain itu, Robotik Lokomat juga telah dilengkapi oleh simulasi permainan, sehingga latihan menjadi menyenangkan.

2. Robotik Andago

Robotik Andago merupakan proses lanjutan setelah pasien berhasil melewati Robotik Lokomat. Pada Robotik Andago, pasien sudah memiliki kemandirian lebih, tetapi membutuhkan support lain untuk dapat berjalan dengan normal.

pasien sudah memiliki kemandirian lebih, tetapi membutuhkan support lain untuk dapat berjalan dengan normal.

3. Robotik Fourier

Robotik Fourier memiliki fungsi untuk mengembalikan fleksibilitas anggota gerak lengan bawah, pergelangan tangan dan jari tangan. Alat ini juga dilengkapi permainan untuk menstimulasi gerakan tangan.

4. Robotik Armeo

Robotik Armeo memiliki fungsi untuk mengembalikan fleksibilitas anggota gerak lengan atas dan koordinasi otak. Dibantu dengan simulasi permainan, proses latihan menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini