nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lidah Buaya Jadi Penangkal Polusi Udara Paling Ideal di Dalam Ruangan

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 19:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 05 481 2088002 lidah-buaya-jadi-penangkal-polusi-udara-paling-ideal-di-dalam-ruangan-1TxJTEnoVH.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BERDASARKAN pantauan AirVisual beberapa waktu lalu, Jakarta dinobatkan menjadi kota dengan polusi udara tertinggi di dunia. Hal ini tentu menjadi ancaman untuk sebagian orang yang rentan, seperti anak-anak.

Anak-anak pasti rentan sakit ketika terpapar polusi udara setiap hari. Sayangnya, orangtua malah mengabaikan bahaya tersebut dengan tidak memproteksi si kecil saat di ruang publik.

Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) mengatakan, bahaya polusi udara buat anak sebagian besar mirip pada orang dewasa. Indikasinya susah napas, sakit tenggorokan, bahkan mengarah pada risiko asma.

Indikasinya susah napas, sakit tenggorokan, bahkan mengarah pada risiko asma.

"Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga akan muncul. Dalam jangka panjang, kanker paru, PPOK, stroke sampai jantung juga akan muncul," ucap Dr Agus saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Dia menegaskan, penelitian di luar negeri membuktikan buruknya kualitas udara bisa menimbulkan risiko kanker pada anak lebih cepat. Hal inilah yang harus dikhawatirkan karena tumbuh kembang anak bisa terganggu.

Sementara itu, ketika anak-anak terpapar polusi udara terus-menerus, bisa menurunkan fungsi kognitifnya. Anak-anak jadi berpikir lemot hingga nilai pelajaran di sekolahnya menjadi jelek.

Oleh karena itu, para orangtua pun diminta melakukan pencegahan paparan polusi udara secara holistik. Salah satunya tentu menjaga anak saat keluar rumah dengan memakaikan masker.

Terlebih di dalam rumah juga harus menjaga kualitas udara dengan baik. Di dalam rumah, Anda harus menjaga kebersihan ruangan. AC juga harus sering di-service, debu harus disapu, hingga karpet dan gordyn rajin dibersihkan.

"Kalaupun perlu bisa pakai air purifier atau menanam tanaman seperti aloe vera (lidah buaya). Itu paling ideal untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan," pungkas Dr Agus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini