Jangan Diabaikan, Kenali Gejala Awal Kanker Prostat!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 05 481 2088030 jangan-diabaikan-kenali-gejala-awal-kanker-prostat-9DLY9ZjCdh.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Kanker prostat merupakan salah satu kanker terbanyak pada laki-laki di dunia. Diperkirakan terdapat 25.012 pria di Indonesia yang menderita kanker prostat pada tahun 2013. Sementara berdasarkan data dunia, kanker prostat merupakan salah satu kanker tersering pada pria dan kerap terdeteksi saat sudah stadium lanjut.

Hal ini tentunya sangat disayangkan. Pasalnya, jika kanker prostat dideteksi pada stadium awal, maka tingkat keberhasilan pengobatan ini akan lebih tinggi. Oleh sebab itu ada baiknya apabila seseorang lebih mengenal mengenai gejala kanker prostat sejak supaya bisa mendapatkan penangan yang tepat pada saat fase awal.

 Kanker

Menanggapi hal ini, Staf Medik Departemen Urologi RSCM-FKUI, dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp. U(K), Ph.D mengatakan risiko kanker prostat akan meningkat pada pria dengan usia di atas 50 tahun. Selain itu pria dengan usia di atas 45 tahun dengan riwayat menderita kanker prostat di keluarga juga sangat berpotensi mengalami penyakit ini.

“Gejala yang dikeluhkan meliputi gangguan berkemih, adanya darah pada urin, pembesaran kelenjar getah bening sekitar prostat, penurunan berat badan dan jika kanker sudah menyebar ke tulang dapat menyebabkan nyeri tulang,” terang dr. Agus Rizal dalam acara Pusat Layanan Prostat Terpadu RSCM, Senin, 5 Agustus 2019.

Dokter Agus pun mengatakan kanker prostat juga bisa menyebar hingga ke sumsum tulang belakang. Dan apabila kanker sudah menyebar ke sumsum tulang belakang, maka akan terjadi defisit neurologi. Gejalanya adalah rasa kebas atau lemas pada kaki penderitanya.

“Gejala kanker prostat tidak khas dan menyerupai keluhan penyakit lainnya. Sehingga seringkali baru terdeteksi pada stadium yang lebih lanjut. Oleh sebab itu pemeriksaan sejak dini sangat disarankan untuk memperbesar potensi kesembuhan,” lanjutnya.

Adapun upaya yang dilakukan untuk mendeteksi kanker prostat adalah dengan melakukan pemeriksaan pada pria sekira usia 40 tahun. Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter meliputi tanya jawab tentang ada atau tidaknya keluhan, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

“Modalitas yang umumnya dilakukan adalah pemeriksaan rektal dan pemeriksaan Prostate-Specific Agent (PSA) dari sampel darah. Pada pemeriksaan rektal, dokter akan menilai perubahan fisik pada prostat pasien, apakah ada pembesaran, asimetri, perubahan pada permukaan dan konsistensinya,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini