nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Listrik Mati di Banten dan Jawa, Kegiatan Operasional di RSCM Berjalan Lancar

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 05 481 2088037 listrik-mati-di-banten-dan-jawa-kegiatan-operasional-di-rscm-berjalan-lancar-topmfTk4bY.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Pemadaman listrik di Banten dan Jawa pada Minggu 4 Agustus 2019 tentu berimbas kepada sejumlah kota yang terdampak. Sejumlah fasilitas umum seperti provider telepon selular serta beberapa instansi umum lainnya turut mengalami gangguan akibat terputusnya listrik selama lebih dari delapan jam tersebut.

Beberapa rumah sakit akhirnya terpaksa beroperasi dengan menggunakan genset sebagai sumber listriknya. Salah satu rumah sakit yang menggunakan genset selama pemadaman listrik adalah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Meski mengalami mati listrik dengan durasi cukup lama, namun kegiatan operasional di rumah sakit mampu berjalan normal sebagai mestinya. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama RSCM, dr. Lies Dina Liastuti.

 Rumah sakit

"Kita menggunakan genset selama 8 jam, semua aktivitas berjalan lancar. Tidak ada satupun alat penunjang kehidupan yang mati, hanya jaringan yang sempat terganggu dan diganti secara manual," terang dr. Lies, dalam acara Pusat Layanan Prostat Terpadu RSCM, Senin (5/8/2019).

Lebih lanjut dr. Lies Dina mengatakan selama pemadaman listrik seluruh kegiatan medis sekaligus operasi berjalan dengan lancar. Sejumlah ruangan vital seperti ICU, IGD, NICU pun tetap berjalan dengan lancar. Hal ini bisa terjadi berkat sistem genset yang mampu menunjang listrik selama 24 jam lamanya.

"Sekarang ini memang kami survive dengan back-up sistem yang baik, tetapi kalau mati berkepanjangan bagaimana lagi. Untuk itu tadi malam kita minta solar ke Pertamina, bahkan pihak Pertamina sempat kelabakan karena semua rumah sakit membutuhkan solar," lanjutnya.

Tentunya persediaan solar sebagai bahan bakar utama dalam menyalakan genset menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan demi kelancaran kegiatan operasional rumah sakit. Alhasil dr. Lies menyarankan Pertamina untuk lebih banyak lagi menyediakan pasokan solar untuk mengantisipasi pemadaman listrik susulan.

“Semoga Pertamina mampu lebih banyak menyediakan pasokan solar untuk memenuhi kebutuhan banyak rumah sakit terutama yang ada di Jakarta ketika terjadi pemadaman listrik susulan,” tuntasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini pasokan listrik di Banten dan Jawa masih belum sepenuhnya stabil. PLN masih berupaya keras untuk menyelesaikan permasalahan ini. Sementara beberapa wilayah pun masih terdampak oleh pemadaman listrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini