nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketegaran Ayen dan Suami Hadapi Kenyataan Bayinya Meninggal setelah Dilahirkan

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 20:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 06 196 2088571 ketegaran-ayen-dan-suami-hadapi-kenyataan-bayinya-meninggal-setelah-dilahirkan-hf1vXdukEL.jpg Ayen dan Glendy (Foto: eireneastris/Instagram)

Tidak semua orangtua bisa langsung menerima kenyataan ketika buah hati yang telah dinanti-nantikan harus berpulang ke hadapan Tuhan tak lama setelah dilahirkan. Terlebih bila bayi tersebut adalah anak pertama. Namun cerita berbeda terjadi pada pasangan Eirine Dili Astris dan Glendy Gibson Tamba.

Awalnya pasangan yang menikah pada 21 April 2018 itu sempat ingin menunda untuk memiliki bayi karena berpikir belum siap. Namun Tuhan berkata lain. Delapan bulan setelah pernikahan, Eirine atau yang akrab disapa Ayen mendapati dirinya tengah berbadan dua. Diberi kepercayaan oleh Tuhan, pasangan ini menerimanya dengan sukacita.

Selama proses kehamilan, semuanya berjalan baik-baik saja. Tidak pernah ada masalah kesehatan, baik dari sisi ibu maupun bayi dalam kandungan. Dari hasil pemeriksaan pun semua fungsi organ tubuh bekerja dengan baik. Begitu juga dengan detak jantungnya yang terbilang normal. Hingga tiba pada waktu melahirkan, masalah muncul.

 Suami dan istri

Kepada Okezone, Ayen mengatakan bila bayinya yang diberi nama Vittorio Tamba menelan air ketuban cukup banyak dalam jangka waktu singkat pada saat proses persalinan. Kasusnya bisa dikatakan berbeda dibandingkan dengan kasus bayi menelan air ketuban pada umumnya.

Biasanya pada bayi yang menelan air ketuban, pecah ketuban terjadi beberapa jam sebelum proses persalinan. Sedangkan pada Vittorio, pecah ketuban terjadi pada pembukaan 7 dan dibantu oleh dokter. Jangka waktunya pun hanya 20 menit.

 Pasangan suami istri

"Beberapa menit sebelum lahir, detak jantung yang tadinya begitu baik tiba-tiba melemah. Lalu saat lahir, Vittorio tidak menangis ataupun bergerak. Tetapi badannya merah layaknya bayi yang sehat, tidak biru seperti kasus-kasus bayi yang tertelan air ketuban pada umumnya," tutur Ayen saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (6/8/2019).

Vittorio lahir di usia kandungan 37 minggu 6 hari, tepatnya pada 21 Juli 2019. Kondisinya saat dilahirkan sempurna, tidak ada kekurangan apapun baik secara fisik maupun organ tubuh. Tapi lantaran menelan air ketuban yang cukup banyak, dirinya harus menjalani perawatan secara intensif. Tim dokter dan kedua orangtuanya juga sudah berusaha seoptimal mungkin dan melakukan yang terbaik.

Akan tetapi, Tuhan kembali berkata lain. Vittorio meninggal 5 hari setelah dilahirkana atau tepatnya 26 Juli 2019. Menghadapi kenyataan ini, Ayen dan sang suami berusaha untuk tegar. Bahkan dalam foto yang diunggah ke media sosial, keduanya tampak tersenyum saat sedang menggendong buah hati pertamanya yang sudah tidak bernyawa.

"Kami tegar karena menjadikan firman Tuhan sebagai pegangan hidup. Kami yakin apapun yang terjadi dalam hidup adalah atas ijin Tuhan dan segala sesuatu dikontrol olehNya. Begitu juga dengan yang terjadi dalam kehidupan keluarga kami, semuanya terjadi atas ijin Tuhan dan rencanaNya pasti untuk mendatangkan kebaikan, kami sudah mulai memahaminya sekarang," ujar Ayen.

 Pasangan suami istri

Sudah pasti luka dan perasaan sedih dialami olehnya dan sang suami. Namun keduanya berusaha melatih diri untuk melihat hal yang bisa disyukuri dari segala sesuatu yang terjadi dalam hidup. Peristiwa yang terjadi pada Vittorio membuka mata Ayen dan suami jika ada banyak berkat yang mereka dapatkan.

"Keluarga besar kami semakin dekat, kami semua belajar untuk betul-betul menyerahkan seluruh kehidupan, harapan, dan masa depan kepada Yang Maha Kuasa. Setiap kali rasa sedih itu datang kami hanya mengingat lagi begitu banyak alasan untuk bersyukur. Jadi tidak ada alasan untuk fokus dan meratapi satu hal yang menyedihkan," ungkap Ayen.

Hal lain yang membuatnya dan sang suami tegar adalah banyak orang yang merasa dikuatkan dan mendapat pengharapan baru setelah membaca atau mendengar kisah Vittorio. Ya, peristiwa yang dialami oleh Ayen dan sang suami memang sudah tersebar di media sosial. Tak sedikit yang merasa haru dan salut kepada keduanya karena mampu menghadapi masalah ini dengan senyuman.

"Nama Vittorio memiliki arti berkemenangan. Dia bukan hanya memenangkan keluarganya, tapi Tuhan juga memakai dia untuk menjadi sumber penghiburan dan pengharapan bagi setiap orang yang mendengar atau membaca ceritanya. We are so blessed!" ucap Ayen.

 Pasangan suami istri

Dirinya dan suami berharap ke depannya mereka bisa belajar untuk semakin berserah kepada Tuhan. Sebab mereka sadar, apapun yang dimiliki saat ini adalah milik Tuhan termasuk hidup Vittorio.

"Kami juga berharap siapapun yang membaca cerita Vittorio ini bisa dikuatkan karena mereka tidak sendirian. Tetaplah percaya kepadaNya, karena saat kepercayaan itu mulai pudar, di situlah momen sukacita mulai hilang. Tapi saat kita tetap teguh percaya dengan janji Tuhan, sukacita itu akan terus ada dalam hidup kita," pungkas Ayen.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini