nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inspiratif, Perempuan Ini Ungkap Alasan Lepas Implan Payudara

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 16:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 06 611 2088499 inspiratif-perempuan-ini-ungkap-alasan-lepas-implan-payudara-OUVXU33era.jpg Maria Kang (Foto: mariakangfitness/Instagram)

Di zaman seperti sekarang, banyak perempuan ingin tampil dengan fisik menarik meski harus melakukan operasi. Salah satu yang paling banyak diminati perempuan adalah memperindah payudara.

Memasang implan payudara pun jadi salah satu pilihan untuk membuatnya terlihat indah. Namun seorang pelatih sekaligus blogger kebugara, Maria Kang membagikan kisahnya tentang melepas implan payudara. Kenapa?

Sebagaimana dilansir dari VT, Selasa (6/8/2019), saat ini ibu tiga anak tersebut mengaku dirinya rela untuk melepas impan payudara yang telah tertanam pada tubuhnya. Meskipun implan tersebut membuat payudaranya terlihat menjadi besar dan indah untuk dilihat, namun ia tetap bertekad untuk melepasnya.

 Perempuan memegang payudara

Ia mengaku implan payudara tersebut membuat tubuhnya menjadi tidak wajar. Oleh sebab itu, melepas implan dinilai bisa menjadi upaya untuk menormalkan kondisi tubuhnya. Awal minggu ini Maria memposting sebuah unggahan di Facebook berisi permintaan maaf yang panjang dan tulus.

Ia menceritakan bahwa ada bagian tubuhnya yang mati pada saat ia memutuskan untuk melakukan implan payudara. Ia pun akhirnya mengalami pertempuran panjang dengan gangguan makan dan kesehatan mentalnya. Setelah proses panjang tersebut terjadi, Maria akhirnya memutuskan bahwa implan adalah langkah yang paling tepat untuknya.

Namun, semuanya berubah menjadi terbalik. Kini ia menyesali seluruh perbuatannya dan membuat keputusan untuk mencabut implan ketika benda tersebut mulai menyebabkan tekanan pada dadanya.

Tak hanya itu, jantungnya pun ikut berdebar dan ia pun merasa kelelahan.

 Perempuan tersenyum

“Meskipun tidak nyaman, butuh bertahun-tahun untuk melepasnya. Saya telah hamil beberapa kali, membangun bisnis dan sering bepergian, itu semua adalah alasannya. Namun, pada kenyataannya, saya masih takut dan tidak percaya diri. Saya terjebak di media sosial di mana tubuh palsu dipuja, disukai dan dihargai,” terang Maria.

Lebih lanjut Maria melakukan implan karena takut dengan opini sang suami. Ia sangat senang melihat pakaian renang yang tidak dipakai sebelumnya dan ia pun merasa seperti memiliki segalanya. Namun, Maria mengaku berduka atas keputusan tersebut setelah sadar bahwa dirinya menormalkan standar tubuh yang tidak wajar.

“Saya berharap kerentanan saya akan mendorong Anda untuk mencintai dan menghargai tubuh mereka juga. Saya harap Anda tahu bahwa semua filter, aplikasi pengubah tubuh, fillers dan bagian tubuh palsu tidak akan membuat Anda lebih cantik dari saat ini. Anda cantik. Anda telah cukup. Anda sangat bernilai, dan Anda adalah anugerah,” tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini