nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikira Jamur, Kontributor Ini Nyaris Gigit Kecoa di Mi Ayam Pesanannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 07 Agustus 2019 12:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 07 298 2088814 dikira-jamur-kontributor-ini-nyaris-gigit-kecoa-di-mi-ayam-pesanannya-C2OTfdoj1w.jpg Kontributor nyaris gigit kecoa di mi ayam pesanannya (Foto : Asiaone)

Seorang kontributor media online di Singapura yang tidak disebutkan namanya, mengaku kehilangan nafsu makannya. Hal ini setelah menemukan kecoa di dalam makanan yang telah dipesannya.

Kala itu ia sengaja mencari makan malam di salah satu kios yang terletak di Jurong West. Pada saat itu, sang kontributor sengaja membeli mi daging cincang di blok 501 Jurong West Street 51 pada Minggu 4 Agustus 2019. Kontributor media online tersebut mengaku bahwa dirinya membeli sebungkus bal chor mee kering dari salah satu warung bakso ikan terkenal yang berada di Fei Siong. Kecoa tersebut awalnya tidak ia sadari karena terselimur dengan warna jamur yang menjadi toping makanan tersebut.

“Ketika saya mengambil gigitan kedua, saya ingin mengambil jamur dari sudut tempat makanan. Namun, yang membuat saya ngeri dan jijik, ketika saya mengambil makanan dari paket itu dan mengetahui itu adalah kecoak dengan semua bagian tubuhnya yang utuh,” terang kontributor tersebut, sebagaimana dilansir Asiaone, Rabu (7/8/2019).

mi kecoa

Ketika melihat kecoa bercampur dengan mi yang sedang dimakannya, ia pun segera mengeluarkan makanan tersebut dari mulut. Kontributor ini pun akhirnya kembali menuju lapak penjual makanan untuk meminta ganti rugi atas insiden tersebut.

Sejumlah pegawai tempat makan yang melihat kejadian itu pun lantas meminta maaf dan menawarkannya makanan baru sebagai pengganti mi kecoa tersebut. Namun, karena sudah trauma dan merasa jijik, ia pun menolak tawaran tersebut. “Saya menolak tawaran itu. Para pegawai kemudian menawarkan untuk mengembalikan uang saya. Tentu saja, saya memilih opsi yang terakhir," tambahnya.

Usai insiden tersebut, kontributor nahas itu pun kembali membayangkan bagaimana seekor kecoa utuh bisa masuk ke dalam mi yang dipesannya. Ia pun mempertanyakan seberapa banyak bakteri yang masuk ke dalam makanan tersebut dengan adanya serangga yang menjijikkan itu.

“Mengetahui bagian dari prosedur standar untuk bak chor mee adalah mengaduk jamur, daging cincang dan mi bersama-sama, saya bertanya-tanya berapa banyak bakteri yang dimiliki oleh kecoa? Berapa lama kecoa itu berada di dalam panci dan seperti apa bakteri yang saya makan?” sambungnya.

mi singapura

Lebih lanjut ia pun tidak menyalahkan para pegawai yang bertugas di warung. Pasalnya, ia yakin bahwa kecoa tersebut tidak sengaja menenggelamkan dirinya ke dalam panci jamur. Hal ini semakin terbukti lantaran Fei Siong dan warung mi bakso ikan lainnya menaruh sepanci jamur di atas slow cooker untuk bakor mereka.

"Kami, sebagai konsumen, tidak akan tahu apa lagi yang ada di panci jamur. Jika panci tertutup dengan baik dan benar, 'benda' lain tidak akan memiliki kesempatan untuk masuk ke panci. Namun, cara ini kadang-kadang diabaikan demi kenyamanan. Saya sungguh berharap kejadian ini berfungsi sebagai pengingat bagi semua konsumen dan pemilik kios bakso ikan,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini