nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Kejahatan Anak Online, Ini Pencegahan yang Bisa Dilakukan Orangtua

Muhammad Nazri, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 17:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 08 196 2089350 marak-kejahatan-anak-online-ini-pencegahan-yang-bisa-dilakukan-orangtua-5tjuld74sI.jpg Cegah kasus kejahatan anak (Foto: Huffingtonpost)

DI era teknologi yang sudah berkembang pesat ini, berbagai macam masalah dan tantangan dari berbagai aspek timbul ke hadapan kita. Seperti kejahatan anak, dengan kemajuan teknologi anak-anak paling rentan jadi korban.

Salah satu penyebabnya adalah jejak digital yang dibuat melalui sosial media. Dengan jejak digital ini, seorang penjahat atau orang asing bisa saja melacak keberadaan kita, jika kurang pengawasan, orangtua perlu waspada dengan kasus kejahatan anak yang bisa saja menimpa kita.. 

Sebagai orangtua, hal buruk seperti ini tidak diharapkan terjadi kepada anak-anaknya. Saskhya Aulia Prima, seorang Psikolog sekaligus Co-Founder Tiga Generasi, yaitu pusat informasi dan konsultasi mengenai perkembangan diri, anak, dan juga keluarga di Indonesia, menjelaskan cara bagaimana menghindari terjadinya kejahatan anak online.

 Kejahatan anak

“Jangan berteman dengan random people. Kemudian mengatur penggunaan sosial media kepada anak. Soalnya semua postingan akan tersimpan sampai nanti,” ucap Saskhya pada acara Konsulteatime bersama Tiga Generasi dan imoo di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Ia juga menambahkan untuk memberikan informasi kepada anak untuk tidak menggunakan webcam dengan orang asing, mematikan location service pada aplikasi-aplikasi tertentu yang tidak diperlukan, dan menghindari mengunggah informasi personal seperti lokasi saat ini, nomor telepon atau foto dengan baju seragam. Klik halaman selanjutnya untuk mencegah kasus kejahatan anak.

Orangtua juga sebaiknya selalu mendampingi anak selama berselancar di internet maupun sosial media untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

“Orangtua juga berhak untuk mengetahui kata sandi sosial media sang anak, namun harus seatas izin sang anak. Alternatif lain juga bisa dilakukan dengan menjadikan anak sebagai friend list di sosial media untuk memantau aktivitas dan teman dekat sang anak,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini