nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Ciri-Ciri Orang yang Akan Meninggal, Sudah Terlihat 40 Hari Sebelumnya!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 12:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 08 612 2089295 mengenal-ciri-ciri-orang-yang-akan-meninggal-sudah-terlihat-40-hari-sebelumnya-WAvJjmFfQd.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERCAYA atau tidak, setiap orang memiliki auranya yang berbeda. Aura merupakan pancaran energi yang keluar dari tubuh manusia. Aura tersebut nantinya akan mencerminkan suasana atau kondisi hati seseorang.

Jika senang, aura yang terpancar cenderung cerah, sementara jika sedih cenderung lebih kelam. Lantas, bagaimana dengan aura orang yang sudah mendekati ajal?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, Okezone mencoba menghubungi seorang perempuan indigo, Furi Harun. Menurutnya, seseorang yang sudah dekat dengan ajal akan memiliki aura kelabu yang terlihat pucat daripada biasanya.

Selain itu terdapat juga beberapa tanda-tanda fisik maupun perubahan prilaku yang membuat seseorang yang hendak berpulang terlihat berbeda daripada biasanya.

seseorang yang sudah dekat dengan ajal akan memiliki aura kelabu yang terlihat pucat daripada biasanya.

"Biasanya wajah orang yang hendak meninggal dunia lebih pucat atau putih dari biasanya. Karakter orang tersebut juga akan berubah menjadi pendiam dan lebih banyak merenung," terang Furi Harun, saat dihubungi Okezone, Rabu (7/8/2019).

Lebih lanjut dia menyebut, ciri lainnya yang menunjukkan seseorang akan meninggal dunia adalah perubahan dahinya, yang akan terlihat lebih terang dari biasanya. Meskipun demikian, Furi pun tidak mengetahui apa yang menyebabkan dahi seseorang yang mau meninggal berubah menjadi terang.

"Ciri-ciri kedua adalah muka seseorang yang mau meninggal menjadi lebih tirus dan dahinya yang menjadi terang. Sudah dari sananya seperti itu, mungkin dahi yang berubah menjadi agak terang semacam pertanda dari Tuhan," lanjutnya.

Furi menambahkan, aura seseorang yang sudah mendekati ajal akan mulai terlihat sejak 40 hari sebelum meninggal. Namun, aura yang dimiliki seseorang yang dekat dengan kematian juga berbeda dengan aura para jin maupun makhluk halus.

“Biasanya tanda-tanda seseorang akan menghadapi kematian sudah bisa terlihat sejak 40 hari sebelumnya. Kalau hantu mereka tidak ada auranya melainkan lebih ke membuat merinding dan hawanya dingin,” tukasnya.

Sementara dari sisi medis, meskipun tidak sama tapi ada loh tanda umum yang biasanya terjadi pada orang yang mendekati ajal.

meskipun tidak sama tapi ada loh tanda umum yang biasanya terjadi pada orang yang mendekati ajal.

Tidak mau makan

Pada kondisi ini, biasanya orang yang sakit keras akan mengalami penurunan selera makan dan minum. Hal ini akan berakibat pada penurunan berat badan dan dehidrasi. Jika seseorang mengalami hal ini, jangan memaksanya untuk makan atau minum. Akan tetapi, tetap pantau asupan makanan dan cairan agar tetap tercukupi.

Sulit makan

Biasanya seseorang di situasi ini akan mengalami beberapa kesulitan saat makan seperti makanan tidak ditelan, tersedak, dan batuk-batuk setelah makan. Solusinya, makanan lunak atau makanan yang telah dihaluskan agar makanan lebih mudah dicerna.

Perubahan pada kulit

Biasanya, muncul bercak kehijauan atau merah gelap yang terdapat di belakang lengan atau kaki. Anda perlu menjaga sprei tetap bersih dan kering untuk menjaga kebersihan kulitnya. Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan lotion yang dianjurkan dokter untuk meringankan gejala ini.

Gangguan sistem pernapasan

Biasanya ditandai dengan suara napas yang berisik walaupun tidak sedang mengalami batuk. Tidur dengan posisi memiringkan kepala bisa menjadi salah satu solusi. Anda juga bisa menaruh bantal kecil yang empuk di belakang leher untuk mengganjal kepalanya.


Sesak napas dan mengalami cheyne-stokes respirations

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pola pernapasan yang sangat tidak teratur. Terkadang napas bisa sangat dalam dan cepat, tetapi selanjutnya justru sangat dangkal dan lambat.


Bahkan seseorang yang mengalami kondisi ini bisa mengalami henti napas selama beberapa waktu. Sering kali kondisi ini berlangsung antara 30 detik hingga 2 menit.

Mengarahkan kipas yang anginnya tidak terlalu kencang ke arah pasien bisa membantu meringankan gejala yang dirasakan. Keluarga juga perlu tahu bahwa kondisi ini normal terjadi di masa-masa kritis menjelang kematian.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini