Kena Body Shaming, Perempuan Ini Beri Jawaban yang Menohok

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 16:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 09 196 2090027 kena-body-shaming-perempuan-ini-beri-jawaban-yang-menohok-YtTZjSfWCD.jpg Tenik Hartono (Foto: tenikhartono/Instagram)

Memiliki tubuh yang besar dan gemuk mungkin bukan sebuah pilihan bagi seseorang. Dari satu sisi kesehatan, juga kurang baik. Alhasil banyak orang yang berusaha untuk menurunkan berat badannya agar terlihat lebih ideal.

Meski demikian, ukuran tubuh yang besar bukan untuk dihina, atau menjadi bahan olok-olok masyarakat. Seseorang harus tetap menjaga dan menghormati orang yang memiliki ukuran tubuh lebih gemuk dari Anda.

Seperti kisah yang dibagikan oleh seorang wanita bernama Tenik Hartono melalui akun Instagramnya @tenikhartono beberapa waktu lalu.

 Wanita berambut merah

Ia menceritakan, hal ini bermula pada saat dirinya makan di restoran. Tiba-tiba seorang gadis kecil di meja seberang berkata, "Aku gak mau makan, aku gak mau gendut kayak tante itu".

Tenik pun ini merasa kesal dengan tindakkan body shaming yang dilakukan seorang bocah perempuan terhadapnya.

Kejadian tersebut ia alami pada saat berkunjung ke sebuah restoran. Terdapat seorang anak perempuan yang kala itu tidak mau makan karena takut ukuran tubuhnya menjadi gemuk sambil menunjuk ke arah Tenik. Sontak saja hal tersebut membuatnya kaget karena suara yang dilontarkan bocah perempuan tersebut cukup keras.

Mendengar ucapan yang dilontarkan oleh anak tersebut, Tenik pun dengan spontan menjawab pernyataan tersebut dengan, “Saya gendut, dan cantik, juga sopan." Tentunya hal ini ia lakukan bukan semata-mata ingin membalas perlakuan bocah perempuan tersebut kepadanya.

 Infografis

Ia hanya merasa prihatin dan ingin mengajarkan bocah perempuan tersebut akan pentingnya etika dan sopan santun terhadap orang lain, khususnya orang yang lebih tua. Pasalnya, ketika kejadian tersebut berlangsung, sang orang tua seakan acuh dan tidak menegur putrinya yang telah berlaku tidak sopan.

“Gendut memang berpotensi banyak penyakit. Gemuk memang bukan hal yang dianjurkan untuk dimiliki manusia. Tapi tubuh besar bukan untuk dilecehkan. Bukan bahan lawakan. By the way, pernah baca riset bahwa orang gemuk tingkat kebaikan hatinya (kindness) lebih tinggi 42% dari orang langsing?” tulis Tenik dalam unggahannya.

Alhasil banyak netizen yang memberikan dukungannya untuk Tenik pada kolom komentar. Sejumlah netizen setuju dengan tindakan yang dilakukan oleh wanita tersebut sebagai bahan pelajaran agar seseorang bisa lebih sopan terhadap orang lain.

“Thank you mba, thank u utk cerita nya, thank u sdh memberi pelajaran ‘kpd yg membutuhkan’ and kamu kereeeen mba nya, sbg org gendut aku jd merasa di bela baca cerita ini. terngakak di ESMERALDA sih,” tulis akun @poppyhanadhy.

“Setuju. Saya termasuk yang memilih untuk menegur daripada mendiamkan. People need to know if what they're doing is damaging. When we stay quiet, we're letting them stay ignorant,” cetus akun @tungthinks.

“Mendidik” adik kecil to be kind to another human being, its more important daripada penampilan. Thank you for sharing mba Tenik,” terang @holy_vee.

Sementara akun @desyhutabarat menulis: “Amat sangat setuju! Mau kapan diajari nya anak kalo ga pas masih kecil? Keburu gede udah susah dikasitau in nya.”

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini