nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nangis Setelah Bercinta, Bisa Jadi Karena Post Sex Blues

Annisa Aprilia Nilam Sari, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 00:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 09 485 2089920 nangis-setelah-bercinta-bisa-jadi-karena-post-sex-blues-ZLaLVqQWdo.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Bermesraan dengan pasangan seharusnya membawa kesenangan. Namun yang terjadi, hampir setengah dari semua perempuan pernah merasa sedih setelah berhubungan seks, ungkap sebuah penelitian.

Inilah kondisi yang bernama post-sex blues, yaitu sebuah kondisi yang ditandai dengan perasaan sedih, melankolis, depresi, menangis atau kelelahan setelah berhubungan seksual seperti yang dilansir oleh Okezone dari TheHealthSite, Sabtu (10/8/2019).

Sebuah penelitian yang melibatkan 230 perempuan usia 18-55 tahun yang aktif secara seksual menganalisa seberapa sering kondisi post-sex blues mereka alami. Hasilnya, 46 responden melaporkan pernah mengalami kondisi tersebut setidaknya sekali selama berhubungan seksual. Bahkan, satu di antara 20 responden (sekitar 5 persen responden) mengalaminya beberapa kali selama empat minggu belakangan.

 Pasangan di ranjang

Penelitian yang dipublikasikan di Sexual Medicine tersebut menggarisbawahi bahwa post-sex blues tidak ada kaitannya dengan tingkat keintiman pasangan, melainkan bersumber dari komponen genetik atau pernah pengalami pengalaman buruk dalam kehidupan seks sebelumnya.

Post-sex blues mempunyai beberapa gejala utama seperti rasa stres atau depresi. Rasa negatif muncul setelah orgasme tanpa ada alasan spesifik.

Sampai saat ini, belum diketahui pasti apa yang menyebabkan post-sex blues. Seorang peneliti yamg bernama Viljoen menduga bahwa ini ada hubungannya dengan saraf otak. Neurotransmiter alias penghantar sinyal rasa positif tidak berfungsi dengan normal.

Meski terdengar biasa saja, tapi post-sex blues menimbulkan dampak buruk dalam hubungan. Hal ini bisa menimbulkan gangguan rumah tangga, memicu konflik, dan menimbulkan stres berkepanjangan.

Viljoen menyarankan agar mengomunikasikan rasa sedih itu dengan pasangan. Yakinkan pasangan bahwa rasa sedih ini tak berhubungan dengan kualitas seks.

Jika masih terus-menerus merasakan post-sex blues ini, ada baiknya jika Anda dan pasangan melakukan konsultasi dengan seksolog untuk bisa lebih fokus terhadap hal-hal yang menyenangkan dari berhubungan seksual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini