nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Begadang Bikin Pasangan Kurang 'Greng' di Ranjang

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 23:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 10 485 2090323 sering-begadang-bikin-pasangan-kurang-greng-di-ranjang-w75dZzDqsE.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Pernah enggak Anda merasa kurang nafsu berhubungan seks, padahal lagi ingin melakukan. Hal itu terjadi di saat Anda terlalu sering begadang untuk menyelesaikan tugas kantor yang menumpuk.

Walau sama-sama berada di atas ranjang, bukannya melakukan hubungan seks, Anda berdua malah ketiduran di atas ranjang. Atau kalaupun memaksa bercinta, di ranjang pasti rasanya kurang terasa 'greng'.

Konsultan Psikiater dan Seksolog Fortis Mulund Dr Sanjay Kumawat membenarkan hal itu. Menurutnya, bekerja seharian di luar rumah membuat energi Anda bisa terkuras. Ditambah lagi dengan kebiasaan begadang yang terus-menerus terjadi. Tak heran kalau saat itu pasangan milenial sering mengalami keluhan lemah libido.

"Pemeriksaan menyeluruh terhadap kebiasaannya mengungkapkan bahwa satu-satunya hal yang mungkin dapat mengakibatkan penurunan libido dan kualitas sperma adalah kurang tidur," ucap Dr Kumawat, dilansir Okezone dari Thehealtsite, Sabtu (9/8/2019).

Lelah berhubungan seks

Namun persoalan ini bukanlah masalah individu seseorang yang jarang terjadi. Di zaman sekarang, sebagian besar pasangan mengeluh kurang nafsu saat bekerja terlalu lelah.

Selain penurunan libido, kebiasaan buruk ini berdampak langsung pada kualitas sperma. Padahal kaum lelaki harus benar-benar menjaga kesehatan sperma untuk menghasilkan keturunan nantinya.

Sebuah penelitian di Medical Science Monitor pun menemukan hubungan kuat antara jumlah sperma, kesehatan dan tidur. Studi ini menyimpulkan bahwa durasi tidur pendek, terbukti mengurangi jumlah sperma, kelangsungan hidup, dan motilitas.

"Pria yang kurang tidur atau terbiasa begadang, tubuhnya akan melepaskan anti-sperma antibodi yang menghancurkan sperma sehat," tambahnya.

Selain itu, sebut dia, tubuhnya akan melepaskan glukokortikoid, hormon yang menekan kadar testosteron. Inilah yang menyebabkan kualitas sperma yang buruk.

Dokter Kumawat menyebutkan, waktu tidur yang ideal pada orang dewasa lamanya sekira 6-7 jam. Lalu untuk mengatur jamnya setiap malam, pria yang tidur pada kisaran pukul 20.00-22.00 akan memproduksi sperma berkualitas selama dia tidur pulas.

Dijelaskan lebih lanjut, kurang tidur atau senang begadang sebenarnya tidak hanya mengganggu pada kualitas sperma. Anda juga rentan mengalami kegemukan atau penyakit degeneratif di masa mendatang.

Maka itu, Anda harus waspada terhadap risiko-risiko yang ada. Karena di era sekarang, penyakit ganas dapat saja terjadi tanpa bisa diprediksi lebih dulu.

1
2

Berita Terkait

Berhubungan Seks

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini