nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Cuaca Panas, Ini Masalah Kulit yang Rentan Terjadi pada Anak

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 20:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 14 481 2091967 waspada-cuaca-panas-ini-masalah-kulit-yang-rentan-terjadi-pada-anak-rGjPJXIJeF.jpg Masalah kulit bayi (Foto: Newparent)

STRUKTUR kuli bayi memiliki komposisi yang berbeda dibandingkan dengan struktur kulit orang dewasa. Seperti yang dijelaskan oleh dr.Edwin Tanihaha, Sp.KK, Dip. AAM, MHKes, KFCCS selaku dokter spesialis kulit, hal ini akhirnya menyebabkan kulit bayi jauh lebih rentan, mudah kering dan sensitif.

“Kulit adalah pelindung tubuh terhadap dunia luar, khususnya kulit bayi itu sangat perlu mendapatkan perhatian karena cenderung lebih tipis dibanding kulit orang dewasa. Inilah yang membuat kulit anak lebih sensitive dan rentan terhadap masalah kulit,” ungkap dr.Edwin saat dijumpai dalam gelaran acara peluncuran “MoMaMi 6 Baby Wipes” di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan.

Mengingat sifat kulit bayi dan anak yang jauh lebih rentan terpapar masalah kulit, maka dari itu sudah sewajarnya para orangtua pun sigap untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya masalah-masalah kulit. Terutama di saat musim panas yang ditambah kualitas udara buruk alias polusi udara parah, yang sekarang tengah melanda Jakarta.

 ruam kulit pada bayi

Nah, sebetulnya kondisi penyakit kulit apa sih yang rentan dialami oleh anak saat musim panas dan udara buruk seperti ini? dr. Edwin menyebutkan ada tiga masalah kulit yang biasanya kerap dialami oleh bayi dan anak-anak.

“Biasanya gatal, kering, dan bisa juga muncul bercak putih-putih di wajah, terutama untuk yang ada bakat alergi. Maka dari itu saya sarankan, tidak hanya kulit anak tapi kita juga orang dewasa untuk melindungi kulit dengan pemakaian sunblock per tiga sampai empat jam sekali,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Edwin juga menjelaskan bahwa ketika merasa kulit sedang kotor misalnya karena tengah beraktivitas di luar. Sah-sah saja, untuk membersihkannya dengan menggunakan bantuan tisu basah.

“Tergantung sama tisu basahnya, saya rekomendasikan tisu basah yang tidak ada antiseptik, tidak ada alkoholnya. Tidak masalah untuk kita pakai lap, atau diusap-usap ke kulit,” pungkas dr.Edwin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini